Klaim Menteri ESDM Soal 97 Persen Listrik Menyala di Aceh Tuai Protes, Anggota DPR RI: “Jangan Bohongi Presiden”

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Foto : Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

DAPURPOS.COM, JAKARTA — Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai kondisi pemulihan listrik di Aceh pasca banjir dan longsor memicu gelombang protes dari publik maupun sejumlah tokoh politik.

Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto pada 7–8 Desember 2025, Bahlil menyampaikan bahwa 93 persen hingga 97 persen listrik di Aceh telah kembali menyala. Namun, kabar tersebut dinilai banyak pihak tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Banyak warga Aceh menyayangkan laporan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi asal bunyi atau asbun. Kondisi di sejumlah daerah terdampak justru masih gelap gulita akibat jaringan listrik yang belum pulih sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, TA Khalid, tegas membantah laporan Bahlil. Menurutnya, data yang disampaikan kepada Presiden tidak akurat dan berpotensi menyesatkan pengambilan kebijakan.

“Saat ini baru 60 persen listrik menyala di 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. Saya minta seluruh menteri untuk melaporkan data yang benar kepada Presiden, jangan bohongi Presiden, sehingga beliau bisa mengambil kebijakan yang tepat untuk rakyat,” ujar Khalid, dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/12/2025).

Khalid menambahkan, ketidakakuratan data bukan hanya persoalan administratif, tetapi dapat memperlambat penanganan bencana yang kini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Aceh.

“Laporkan data sesungguhnya, jangan asal bapak senang. Kita semua bekerja untuk rakyat, jangan sampai rakyat menjadi korban atas laporan palsu,” tegasnya

Di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra, banyak warga Aceh ikut bersuara. Mereka mengaku masih menghadapi pemadaman listrik berkepanjangan di beberapa titik terdampak.

Menurut laporan SerambiNews, hingga Senin (8/12/2025) malam, listrik masih padam di sejumlah wilayah, termasuk:

Sebagian Kota Banda Aceh

Aceh Besar

Aceh Jaya

Bireuen

Gayo Lues

TA Khalid juga memperingatkan bahwa ketidakakuratan laporan ini bisa berlanjut pada sektor pemulihan lainnya, termasuk pembangunan hunian sementara hingga bantuan logistik.

“Bisa jadi saat hunian sementara dibangun, data sesungguhnya juga akan dikurangi. Ini akan mengadu pemimpin lokal di Aceh dengan rakyatnya,” ujarnya.

Khalid menegaskan bahwa akurasi data adalah kunci agar pemerintah pusat dapat mengambil keputusan yang tepat dan berpihak kepada masyarakat terdampak bencana.

Hingga kini, publik menunggu klarifikasi resmi dari Bahlil Lahadalia terkait perbedaan data yang mencolok antara laporan pemerintah pusat dan fakta lapangan.

Sementara itu, ribuan warga Aceh masih berharap pemulihan listrik dan penanganan bencana dapat segera dilakukan dengan transparansi, kecepatan, dan ketelitian. (Adi/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru