cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Listrik Menyala, Harapan Bangkit: RTLH di Sumenep Tak Sekadar Perbaiki Rumah

DAPURPOS.COM, SUMENEP — Di balik dinding rumah yang kini berdiri lebih kokoh, harapan baru kembali menyala. Itulah yang dirasakan Ibu Rukmini, warga Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, setelah rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni kini diperbaiki sekaligus dialiri listrik secara layak.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., bersama BAZNAS Kabupaten Sumenep dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, pada Senin (19/1/2026).

Tak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, program ini juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar penghuni rumah. Dalam hal ini, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumenep turut ambil bagian dengan memasang sambungan listrik baru melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

Baca Juga :  Isu Dugaan Korupsi Kapitasi Dinas Kesehatan Sumenep, Dr Ellya Bantah Berita Tersebut

Manager PLN ULP Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, menegaskan bahwa keterlibatan PLN merupakan wujud kepedulian sosial yang sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.

“Terkait perbaikan RTLH Ibu Rukmini, dari PLN kami membantu pemasangan listrik baru melalui Yayasan Baitul Maal PLN, agar rumah yang sudah diperbaiki bisa langsung digunakan dengan fasilitas kelistrikan yang layak,” ujar Pangky kepada media usai kegiatan.

Menurutnya, rumah layak huni tidak hanya diukur dari kokohnya bangunan, tetapi juga dari terpenuhinya kebutuhan dasar yang menunjang kehidupan sehari-hari.

“Listrik adalah kebutuhan mendasar. Tanpa listrik, rumah yang sudah dibangun ulang belum sepenuhnya memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi penghuninya,” tambahnya.

Pangky menekankan, bantuan tersebut bukan semata persoalan teknis kelistrikan, melainkan bentuk empati dan keberpihakan PLN terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat. Karena bagi kami, ini bukan hanya menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan harapan, agar kehidupan Ibu Rukmini dan keluarganya ke depan bisa lebih baik,” pungkasnya.

Sinergi antara PLN, Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan BAZNAS ini menjadi gambaran nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab persoalan sosial masyarakat. Program RTLH di Sumenep pun tidak berhenti pada pembangunan rumah semata, melainkan berlanjut pada upaya mewujudkan kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat bagi warganya.