cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Momentum Nisyfu Sya’ban, Kaban Bappeda Sumenep Tekankan Pembangunan Berbasis Prestasi dan Nilai Spiritual

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa Hari Nifsu Sakban merupakan momentum penting untuk memperkuat refleksi spiritual sekaligus evaluasi capaian pembangunan daerah yang telah diraih.

Arif Firmanto menyampaikan, nilai-nilai religius yang terkandung dalam peringatan Nifsu Sakban sejalan dengan semangat perencanaan pembangunan yang selama ini dijalankan Bappeda Sumenep, yakni pembangunan yang terukur, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

“Nisyfu Sya’ban mengajarkan kita tentang muhasabah. Dalam konteks pembangunan, muhasabah berarti mengevaluasi capaian, memperbaiki kekurangan, dan menata niat agar setiap program benar-benar menjadi ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Arif Firmanto.

Di bawah koordinasi Bappeda, Kabupaten Sumenep dalam beberapa tahun terakhir mencatat sejumlah capaian strategis, mulai dari penguatan perencanaan berbasis data, peningkatan kualitas dokumen perencanaan daerah, hingga sinergi lintas sektor yang mendorong efektivitas program pembangunan. Prestasi tersebut, menurut Arif, tidak lepas dari komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan perencanaan yang akuntabel dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Abang Becak Terima Zakat Mal, DPC PDI Perjuangan Sumenep Teguhkan Tradisi Kepedulian Ramadan

Ia juga mengutip pesan keagamaan yang relevan dengan tugas perencana pembangunan.

“Sebagaimana firman Allah, ‘Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri’. Ayat ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus diawali dengan niat yang lurus, kerja keras, dan perencanaan yang matang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Arif Firmanto menekankan bahwa prestasi yang diraih Bappeda Sumenep bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, akademisi, hingga masyarakat, untuk terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga :  KPU Selenggarakan Acara Debat Kedua Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep.

Menutup pernyataannya, Arif berharap semangat Nifsu Sakban dapat memperkuat komitmen moral seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugasnya.

“Pembangunan yang kuat bukan hanya dibangun dengan perencanaan teknokratis, tetapi juga dengan landasan spiritual, kejujuran, dan tanggung jawab kepada Allah SWT serta masyarakat,” pungkasnya.