Nakes P3K Paruh Waktu Meratap Nasib, Terima Honor Rp350 Ribu Per Bulan dan Wajib Potong BPJS

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto hanya ilustrasi

Foto hanya ilustrasi

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Jeritan tenaga kesehatan (nakes) paruh waktu kembali menyeruak ke publik. Dengan status P3K paruh waktu, mereka mengaku hanya menerima honor sebesar Rp350 ribu per bulan.

Mirisnya, gaji yang sudah sangat minim itu masih harus dipotong untuk iuran BPJS Kesehatan yang diwajibkan pemerintah.

“Kami ini garda terdepan kesehatan, tetapi dengan gaji Rp350 ribu per bulan, bagaimana bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari? Ditambah lagi dipotong untuk BPJS. Kami harus mengadu kepada siapa lagi?” keluh salah seorang nakes, Jumat (12/09/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut mereka, angka tersebut jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku di Jawa Timur. Kondisi ini membuat para nakes hanya bisa pasrah, meski pekerjaan mereka penuh risiko karena berhadapan langsung dengan pasien setiap hari.

“Kami tetap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Tapi apakah pantas gaji kami hanya segitu, bahkan lebih kecil dari upah buruh harian?” tambahnya dengan mata berkaca-kaca.

Jeritan hati para nakes ini juga ditujukan kepada para wakil rakyat. Mereka berharap DPR RI maupun DPRD benar-benar turun tangan memperjuangkan nasib tenaga kesehatan.

“Bapak Ibu DPR yang terhormat, tolong perhatikan nasib kami. Dan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terhormat, dengarkan jeritan kami. Kami para nakes adalah garda terdepan, mempertaruhkan jiwa raga demi kesehatan rakyat. Apakah layak perjuangan kami dibayar dengan Rp350 ribu per bulan?” ungkap mereka dengan nada penuh harap.

Para nakes paruh waktu ini menegaskan bahwa mereka tidak menuntut kekayaan, melainkan hanya meminta keadilan dan penghargaan yang layak.

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi pemerintah akan peduli pada kami?” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi
PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik
NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi
DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi
DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah
DPRD Sumenep Dalami Tiga Raperda, Soroti Reformasi Birokrasi hingga Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:16 WIB

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:33 WIB

Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:38 WIB

PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB

NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi

Berita Terbaru