cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Plt. Sekdakab Syahwan Effendi Lepas 60 Kafilah MTQ XXXI Jatim, Teguhkan Identitas Religius Sumenep

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Semangat religius dan kebanggaan daerah terpancar dari wajah-wajah para kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur saat dilepas secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekdakab) Sumenep, Drs. Syahwan Effendi, di Hotel Asmi, Kamis (11/9).

Sebanyak 60 kafilah terbaik yang terdiri dari qari, qariah, hafidz, mufassir, khaththath, serta peserta dari berbagai cabang lomba siap mengharumkan nama Bumi Sumekar di panggung provinsi, tepatnya di Kabupaten Jember.

Turut hadir dalam acara tersebut Kabag Kesra Kamiluddin, S.Pd.I., M.A.P., Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid, Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Sumenep, serta seluruh peserta MTQ yang akan bertanding.

Pesan Penuh Motivasi

Dalam sambutannya, Syahwan menegaskan bahwa keberangkatan kafilah bukan hanya untuk mengejar juara, tetapi juga meneguhkan identitas Sumenep sebagai daerah religius yang lekat dengan nilai-nilai Qur’ani.

“Kami tidak hanya berharap kalian pulang membawa piala, tetapi juga membawa kebanggaan dan doa bagi masyarakat Sumenep. Jaga kesehatan, disiplin, dan tampilkan yang terbaik. Ingat, suara kalian adalah amanah yang mewakili suara hati seluruh masyarakat Sumenep,” tegas Syahwan.

Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga stamina dengan pola hidup sehat.

“Hindari makanan berminyak, cukup istirahat, dan tetap fokus. InsyaAllah, usaha yang maksimal akan membuahkan hasil terbaik,” tambahnya.

Syahwan menutup pesannya dengan harapan besar agar kafilah tidak hanya kembali membawa prestasi, tetapi juga membawa keberkahan.

“Kami yakin, langkah kafilah ini adalah langkah dakwah. Pulanglah dengan membawa prestasi, dan yang lebih penting, pulanglah dengan membawa berkah,” pungkasnya.

Kesiapan Kontingen

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Tutup Sementara Layanan Poli Rawat Jalan Selama Libur Natal

Sementara itu, Kabag Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin, menjelaskan bahwa dari 60 kafilah, sebanyak 34 orang merupakan peserta inti yang terdiri dari 20 putra dan 14 putri, siap tampil pada enam cabang lomba.

Sisanya terdiri dari tujuh pembina, tujuh pendamping, serta 12 panitia yang akan mendukung penuh jalannya kontingen.

“Semua peserta adalah hasil seleksi dan pembinaan ketat. Kami optimistis mereka bisa bersaing dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur. Tahun ini target kami jelas: hasil lebih baik dari MTQ sebelumnya,” ujarnya.

Lebih dari Sekadar Kompetisi

Baca Juga :  Wabup Sumenep KH Imam Hasyim Pimpin Misi Kemanusiaan ke Pulau Sapudi Pasca Gempa

MTQ bukan hanya ajang unjuk kebolehan membaca dan menafsirkan Al-Qur’an, tetapi juga wadah menanamkan kecintaan generasi muda kepada kitab suci.

Dengan keberangkatan ini, Sumenep ingin meneguhkan diri sebagai daerah yang mencetak generasi Qur’ani, sejalan dengan spirit “Kota Santri dan Kota Qur’ani.”

Semangat religius yang dibawa kafilah diharapkan menjadi inspirasi dan doa bersama masyarakat Sumenep.

Bukan hanya soal siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga bagaimana Al-Qur’an semakin hidup dalam denyut nadi kehidupan masyarakat.