Sumenep, Dapurpos.com – Senyuman teller, sapaan ramah customer service, hingga sikap sigap satpam, kerap menjadi kesan pertama nasabah saat berkunjung ke bank. Menyadari hal itu, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menghadirkan program Training Service Excellent & Handling Complaint bekerja sama dengan Muamalat Institute.
Pelatihan yang digelar pada 12–13 September 2025 di kantor pusat BPRS Bhakti Sumekar ini diikuti oleh seluruh frontliner, mulai dari teller, admin, customer service, hingga satpam. Mereka dilatih bukan hanya untuk memberikan layanan cepat dan tepat, tetapi juga membangun sikap tulus dalam melayani masyarakat.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, menyebut garda depan bank ibarat “wajah pertama” yang menentukan kepuasan nasabah.
“Frontliner adalah ujung tombak layanan kami. Dengan pembekalan ini, kami ingin setiap pegawai mampu menciptakan pengalaman positif bagi nasabah, meskipun dalam kondisi menghadapi keluhan,” ungkap Fajar, Kamis (25/09/2025).
Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan mulai dari standar grooming, cara menyapa dengan benar, membangun mindset pelayanan, hingga praktik simulasi langsung. Pada hari kedua, mereka belajar bagaimana tetap tenang dan komunikatif saat menghadapi komplain, serta mencari solusi yang adil bagi nasabah.
Seorang peserta, yang sehari-hari bertugas sebagai teller, mengaku pelatihan ini memberinya pengalaman berbeda.
“Kadang kami harus tetap tersenyum meski menghadapi nasabah yang emosional. Dengan pelatihan ini, saya merasa lebih siap dan percaya diri,” ujarnya.
Tak ketinggalan, Muamalat Institute melalui akun resminya mengapresiasi semangat para peserta.
“Semoga ilmu yang didapat bisa diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” tulis mereka.
Bagi BPRS Bhakti Sumekar, peningkatan kualitas layanan bukan sekadar target bisnis, melainkan komitmen menghadirkan perbankan syariah yang ramah, solutif, dan humanis bagi masyarakat Sumenep dan sekitarnya.





