cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Warga Dusun Langgar Tagih Janji Perbaikan Jalan, Ketua PWRI Jatim Soroti Pengelolaan Anggaran Desa

DAPURPOS.COM, SUMENEP — Warga Dusun Langgar, Desa Karang Nangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, kembali menagih janji perbaikan jalan desa yang hingga kini belum juga terealisasi. Infrastruktur yang menjadi akses utama warga itu disebut tidak pernah masuk dalam agenda Musyawarah Desa (Musdes).

Sejumlah warga mengaku kecewa karena sejak Penjabat (Pj) Kepala Desa mulai menjabat, belum ada perubahan signifikan terhadap kondisi jalan di dusun mereka. Padahal, perbaikan akses tersebut dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan aktivitas pertanian, pendidikan, dan mobilitas harian masyarakat.

“Sejak Pj menjabat kami sangat berharap jalan ini diperbaiki. Tapi sampai sekarang tidak pernah masuk Musdes dan tidak ada perhatian. Anggaran desa itu sebenarnya ke mana?” ujar salah satu warga, Kamis (12/2/2026).

Warga mempertanyakan keseriusan pemerintah desa dalam menyusun skala prioritas pembangunan. Mereka juga meminta kejelasan apakah perbaikan jalan benar-benar akan direalisasikan tahun ini.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Dukung Program Pemerintah Pusat dalam Swasembada Pangan

Menanggapi hal tersebut, Pj Kepala Desa Karang Nangka menyatakan bahwa perbaikan jalan direncanakan pada tahun berjalan.

“Insyaallah tahun sekarang akan diperbaiki,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.

Namun jawaban tersebut belum sepenuhnya menjawab keresahan warga. Mereka meminta kepastian lebih konkret terkait waktu pelaksanaan serta transparansi penggunaan anggaran desa.

Sorotan juga datang dari Ketua PWRI Jawa Timur, Ridwan Sutarjo. Ia mempertanyakan pengelolaan anggaran desa sejak Pj Kepala Desa mulai menjabat.

“Sejak mulai menjabat, anggaran desa itu digunakan untuk apa saja? Apakah anggaran yang diterima cukup besar tapi tidak cukup untuk pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat?” tegas Ridwan.

Ia menilai, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal mutlak dalam tata kelola pemerintahan desa. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui rincian penggunaan anggaran padahal pada fakta intergritas telah tertuang kegiatan atau program dalam satu tahun terutama untuk program prioritas yang menyentuh kepentingan umum.

Baca Juga :  KPU Selenggarakan Acara Debat Kedua Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep.

Ridwan juga meminta Camat Rubaru dan Inspektorat Kabupaten Sumenep turun tangan melakukan audit secara terbuka.

“Camat dan Inspektorat sebenarnya ke mana? Kami berharap ada audit terbuka agar semuanya jelas dan tidak menimbulkan prasangka,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun Langgar masih menunggu kepastian realisasi perbaikan jalan yang telah lama mereka harapkan. Mereka berharap janji perbaikan tahun ini benar-benar diwujudkan, bukan sekadar wacana.