Anak Kecanduan Gedget Hati Hati, Begini Penjelasan Dokter Sepesialis Poli Mata RSUD dr Moh. Anwar Sumenep

- Editorial Team

Senin, 22 April 2024 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep | dapurpos.com/ – Tak bisa dipungkiri bahwa gadget sudah menjadi kebutuhan penting bagi anak-anak zaman sekarang. Apalagi sejak pandemi COVID-19, alat-alat elektronik, seperti handphone, laptop, tablet, dan lainnya semakin sering digunakan untuk belajar maupun hiburan anak.

Gadget sebenarnya tidak sepenuhnya memberi dampak buruk. Peralatan elektronik tersebut bisa memudahkan anak dalam belajar dan mencari informasi, maupun untuk memberikan hiburan yang bisa mengasah otak anak.

Meski begitu, orang tua tetap perlu memperhatikan penggunaan gadget pada anak. Sebab, menghabiskan waktu berjam-jam di depan gadget bisa membuat anak-anak lama kelamaan menjadi kecanduan .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menyita waktu dan intraksi pada orang lain, kecanduan gadget akan menggangu pada kesehatan terutama pada mata. Bahkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengharapkan para pemangku kepentingan dan masyarakat semakin peduli dengan kesehatan mata.

Baca Juga:  Perkembangan Kondisi Pasien Asal Rubaru Membaik, RSUD Moh Anwar Sumenep Tuai Pujian

Oleh sebab itu, dokter Spesialis di Poli Mata RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep dr. Karnedi, SP. M dan dr. Fardian Yedasukma, SP. M memberikan edukasi dalam podcast mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata anak ditengah kecanduan anak pada gadget.

Spesialis mata ini menyampaikan, untuk menjaga anak balita (umur dibawah 5 tahun) yang pertama seharusnya tidak boleh kontak langsung dengan gadget. Namun demikian kata dr. Karnedi, SP. M , kondisi jaman modern saat ini cara mengatasinya harus dengan benar dan serius.

Baca Juga:  Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Responsif, LKNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan RSUD

Dr. Karnedi, SP. M menjelaskan, jika anak sudah terlanjur kecanduan gadget, saat orang tua melarang untuk main gadget anak balita akan nangis terus menerus dan berakibat pada gangguan psikologi anak. Maka untuk menghindari hal tersebut, orang tua harus bisa membatasi anak main gadget paling lama dengan durasi waktu 20 menit.

 

“Tapi yang dua puluh menit diselingi lagi, dua puluh menit main gadget, dua puluh menit istirahat, istirahat dan betul betul tidak melihat gadget lagi, ” Jelasnya di podcast yang dipandu Henman Wahyudi, S.I Kom di kanal YouTube resmi RSUD dr. H. Moh. Anwar. 

 

Seharusnya lanjut dr. Karnedi, SP. M, 60 menit untuk anak dibawah lima tahun, tetapi untuk usia anak diatas 5 tahun ada aturannya lagi 2×60 menit. Tetapi tetap diselingi dengan istirahat ada rumusnya 20 menit.

Baca Juga:  Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep Tuai Apresiasi, Keluarga Pasien Puji Kinerja Ruang ICU

Ditempat yang sama, dr. Fardian Yedasukma, SP. M menjelaskan tentang gejala Computer Vision Syndrome. Menurutnya ada banyak sebenarnya gejala dari Computer Vision Syndrome diantara yang paling sering adalah penglihatan anak mulai menurun atau kabur.

 

” Biasanya kalo balita, kalo berjalan mulai agak terganggu. mungkin karena penglihatan kabur. yang kedua ada penglihatan dobel jadi ada dua bayangan, karena matanya lelah dikarenakan keseringan main gadget, ” Kata dr. Fardian.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Naik Tipe B, Erliyati Dorong Transformasi Pelayanan dan Kenyamanan Pasien
Pasien Puas, Direktur RSUD Moh Anwar Jadikan Apresiasi sebagai Motivasi Perbaikan Layanan
Kepuasan Pasien Meningkat, Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep Tuai Pujian
Tidak Perlu Jauh ke Luar Daerah, RSUD Moh Anwar Sediakan Layanan Spesialis Urologi
RSUD Moh Anwar Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Budaya Mutu Diperkuat dan Kanal Pengaduan 24 Jam Diluncurkan
RSUD Moh. Anwar Sumenep Raih Apresiasi Pasien, Pelayanan Cepat dan Perawatan Maksimal
Keluhan Pasien Jadi Modal Utama Tingkatkan Pelayanan, Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep: Evaluasi Tak Pernah Berhenti
Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Responsif, LKNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan RSUD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIB

RSUD Moh Anwar Naik Tipe B, Erliyati Dorong Transformasi Pelayanan dan Kenyamanan Pasien

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Pasien Puas, Direktur RSUD Moh Anwar Jadikan Apresiasi sebagai Motivasi Perbaikan Layanan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Kepuasan Pasien Meningkat, Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep Tuai Pujian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Tidak Perlu Jauh ke Luar Daerah, RSUD Moh Anwar Sediakan Layanan Spesialis Urologi

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:38 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Budaya Mutu Diperkuat dan Kanal Pengaduan 24 Jam Diluncurkan

Berita Terbaru