SUMENEP, dapurpos.com/ – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar traveling wisata bertajuk Lets Get Lost at Gili Labak, The Treasure Hidden Paradise (Mari Tersesat di Gili Labak, Surga Harta Karun yang Tersembunyi) bekerjasama dengan Komunitas Fotografi Indonesia (KFI).
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai media untuk mempromosikan lebih luas lagi destinasi Wisata Gili Labak, namun juga untuk mendorong semangat berkolaborasi dalam membangun daerah,” ujar Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo.
Menurutnya, penampilan tari topeng di Gili Labak merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan seni budaya kepada peserta traveling dari Jawa Timur dalam upaya mendukung pariwisata di Sumenep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kedepannya kegiatan seperti ini perlu dilestarikan agar pelaku seni terus berkembang,’’ ucapnya
Sebab, lanjut Ketua DPC PDI-P Sumenep menyebut dunia pariwisata menjadi salah satu sektor terbaik dalam mendorong perekonomian masyarakat.
Di Gili Labak, Bupati Sumenep bersama Dandim, dan Kapolres Sumenep selalu menunjukkan kekompakan.
Bahkan tadi siang, Trio Forkopimda itu bernyanyi bersama dihadapan pengunjung wisata dari Jawa Timur.
“Seluruh pihak hendaknya terus bersama- sama meningkatkan kolaborasi demi kemajuan Pariwisata di Kabupaten Sumenep,” tandas Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.
Ditempat terpisah Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep Mohammad Iksan, S.Pd., MT mengatakan,
“Dengan adanya event ini insyaallah akan menambah pendapatan daerah dan para umkm , semoga tempat wisata Gili Labek tambah di ketahui oleh wisatawan luar dan dalam negeri, ” Pungkasnya minggu 21 juli 2924
Sekedar diketahui, Traveling Wisata Gili Labak merupakan salah satu kegiatan yang masuk dalam kerangka Kalender Event 2024 dan mendapat support kolaborasi dari RSUD Sumenep, Dinas Perikanan, Pemerintah Kecamatan Talango dan Pemerintah Desa Kombang.













