Dinas Pendidikan Sumenep Tegaskan Komitmen Hadirkan Sekolah Inklusi: “Tidak Ada Anak yang Tertinggal”

- Editorial Team

Selasa, 11 November 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menegaskan kembali komitmennya terhadap penyelenggaraan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak bangsa, tanpa kecuali. Pesan itu menggema dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Sekolah Inklusi yang digelar di Hotel Asmi Sumenep, Senin (11/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri para fasilitator, kepala bidang, serta puluhan guru dari berbagai satuan pendidikan yang siap menjadi pelopor sekolah ramah bagi semua.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Akhmad Fairuzi, S.Pd., M.AP., menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan bagian dari tanggung jawab moral sekaligus mandat konstitusional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Bimbingan teknis ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menghadirkan pendidikan yang tidak diskriminatif dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” ujar Fairuzi saat membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, filosofi inklusi bukan hanya sebatas konsep pendidikan, melainkan cara berpikir tentang kemanusiaan. Pendidikan harus membuka ruang bagi semua perbedaan fisik, sosial, maupun kognitif karena sejatinya keberagaman adalah kekuatan, bukan hambatan.

“Ruang kelas yang sejati adalah ruang yang lengkap dengan segala warna. Inklusi berarti memastikan tidak ada anak yang tertinggal, dan semua anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan belajar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fairuzi mengutip nilai-nilai luhur Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan merupakan sarana membentuk manusia merdeka yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan berkembang sesuai kodrat alam serta zamannya.

“Melalui layanan sekolah inklusi, kita sedang meneladani semangat Ki Hajar Dewantara. Setiap anak, dengan keunikan dan potensinya, berhak atas pendidikan yang memerdekakan,” sambungnya.

Dinas Pendidikan Sumenep juga menegaskan dukungan terhadap kebijakan nasional tentang pendidikan inklusif sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 70 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Regulasi tersebut menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, terbuka, dan berkeadilan di semua jenjang.l

Baca Juga:  DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Bimtek ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kompetensi bagi para guru agar lebih siap menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan ramah anak di sekolah masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan para pendidik yang tidak hanya cakap secara profesional, tapi juga memiliki empati sosial dan kepekaan terhadap keberagaman peserta didik,” tutupnya Fairuzi.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Berita Terbaru