HPN 2026: Pers Diuji Keberanian dan Integritas

- Editorial Team

Senin, 9 Februari 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Hari Pers Nasional (HPN) 2026 datang di tengah krisis kepercayaan publik dan derasnya arus informasi tanpa saringan. Pers tidak lagi sekadar diuji kecepatan, tetapi keteguhan menjaga kebenaran di tengah tekanan ekonomi, politik, dan algoritma digital.

Baca Juga:  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan PKH Desa Pangarangan Bagikan Ta'jil Buka Puasa Kepada Masyarakat

Di era media sosial, hoaks dan opini sering tampil lebih dominan daripada fakta. Jika pers ikut larut dalam sensasi dan kepentingan, maka fungsi kontrol sosial akan runtuh. HPN 2026 harus menjadi alarm: pers harus kembali pada jati dirinya—kritis, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.

Baca Juga:  Petani Guluk-Guluk Sukses Panen Padi IP 300 Varietas Mapan 05, Hasil Melimpah

Keberanian jurnalis hari ini kerap dibayar mahal. Ancaman, kriminalisasi, hingga tekanan kekuasaan masih nyata, terutama di daerah. Namun justru di situlah nilai pers diuji. Diam adalah pengkhianatan terhadap demokrasi.

Pers boleh beradaptasi dengan teknologi, tetapi tidak boleh kehilangan nurani. Tanpa integritas, kebebasan pers hanya akan menjadi slogan kosong.

Selamat Hari Pers Nasional 2026. Pers harus tetap merdeka, atau demokrasi kehilangan penjaganya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Berita Terbaru