Program Dapur MBG Disorot, Anggaran Rp335 Triliun 2026 Picu Perdebatan

- Editorial Team

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah pemerintah menetapkan anggaran sebesar Rp335 triliun pada tahun 2026. Program ini menyasar sekitar 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Berdasarkan laporan yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN), biaya per porsi makan bagi siswa ditetapkan sekitar Rp15.000. Anggaran tersebut disebut-sebut diambil dari alokasi pendidikan nasional tahun 2026, sehingga memunculkan perdebatan mengenai prioritas dan efektivitas penggunaan dana.

Baca Juga:  Badai Rusak Ruang Kelas MA An-Nusyur, Tim Estoh Ateh Lakukan Gerak Cepat

Rincian Anggaran MBG 2026:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total Anggaran: Rp335 triliun (untuk 82,9 juta penerima manfaat)

Biaya per Porsi: Rp15.000

Pengelola: Badan Gizi Nasional (BGN)

Sumber Anggaran: Dialokasikan dari pos pendidikan nasional

Anggaran ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang awalnya dialokasikan sekitar Rp.71 triliun. Lonjakan anggaran yang sangat besar tersebut memicu berbagai tanggapan, termasuk pertanyaan mengenai kesiapan sistem distribusi, pengawasan, serta dampak fiskal jangka panjang.

Sejumlah kalangan menilai, dengan anggaran sebesar Rp335 triliun, pemerintah perlu memastikan transparansi dan ketepatan sasaran. Kritik juga muncul terkait skema pemberian yang dinilai belum mampu membedakan antara siswa yang mampu secara ekonomi dan siswa dari keluarga kurang mampu.

“Dengan anggaran sebesar itu, alangkah baiknya jika bantuan dapat lebih tepat sasaran, bahkan dipertimbangkan skema penyaluran langsung kepada siswa yang benar-benar membutuhkan,” ujar adi kamis (19/02/26)

Di sisi lain, para pengamat fiskal menilai program berskala nasional ini berpotensi memberikan dampak besar terhadap struktur belanja negara. Jika tidak dikelola secara efektif dan efisien, beban anggaran yang besar dapat memengaruhi stabilitas fiskal, termasuk potensi peningkatan utang pemerintah.

Baca Juga:  WHO Kunjungi Sumenep, KH. Imam Hasyim Pastikan Imunisasi Campak Aman dan Halal

Meski demikian, pemerintah menyatakan program MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda sebagai investasi jangka panjang sumber daya manusia Indonesia. Evaluasi berkala, pengawasan ketat, serta keterbukaan informasi dinilai menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi siswa tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan

Baca Juga:  Atlet Cilik Dasuk Bersinar di O2SN Sumenep 2026, Borong Dua Podium Cabang Kids Atletik
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026
Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran
Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan
Nilai Anggaran Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Tak Terpampang, Kadisdik Sumenep Panggil Konsultan 
SMSI Sumenep “Turun Gunung “,Guru Kalianget Dibekali Literasi Media dan AI
Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:26 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran

Senin, 28 September 2026 - 19:49 WIB

Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan

Berita Terbaru