cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Forum Seminar dan FGD Bentuk Upaya Bappeda Sumenep Dalam Mengatasi Angka Kemiskinan

SUMENEP, DAPURPOS.Com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menggelar Seminar dan Focus Group Discussion (FGD) kemiskinan yang ditempatkan di ruang rapat Potre Koneng, Bappeda Sumenep, Jawa Timur.

Hadir dalam Seminar dan FGD yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut sejak 1-2 Agustus 2024 tersebut, Prof. Dr. Bagong Suyanto Guru Besar Fisip Unair, Joko santoso, S.E.,M.Si Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Rahadi Direktur Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan / LPTP Surakarta.

Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., kepala Bappeda Kabupaten Sumenep dalam sambutannya menyampaikan, tujuan dilaksanakannya Seminar & FGD, untuk membuka wawasan dan persamaan persepsuplatform tentang kemiskinan secara konseptual, serta indikator yang terukur dan fakta di lapangan.

“Serta pemetaan ragam model kemiskinan, Platform satu data kemiskinan dan program penanggulangan kemiskinan. Skema evaluasi, monitoring dan dampak program penanggulangan kemiskinan dan merancang inovasi bentuk, model/pola penanggulangan kemiskinan,” ujar Arif Firmanto. Kamis 01 Agustus 2024

Selain itu ia juga menyampaikan, dilaksanakannya Seminar dan FGD oleh Bappeda kabupaten sumenep, merupakan bentuk keseriusan pemerintah kabupaten sumenep, dalam rangka upaya mengentaskan kemiskinan di kabupaten sumenep.

“Dalam kesempatan ini ingin kami laporkan bahwa, peserta kegiatan Seminar dan FGD di kabupaten sumenep ini diikuti oleh 31 orang,” tambahnya

Mereka berasal yang dari Tata Kelola Pelayanan dan Penunjang (TKPK) 1 orang, perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten sumenep 12 orang, Instansi vertikal (BPS) 1 orang. Tenaga ahli Bupati Sumenep sebanyak 6 orang, 2 orang dari universitas Wiraraja dan Universitas Bahaudin masing-masing 1 Orang.

“Dalam kegiatan ini, kami juga melibatkan Pondok Pesantren, Organisasi kemasyarakatan PMII, HMI, GMNI, IMM, LSM, Pengurus Daerah Muhammadiyah Sumenep. LKPSDM NU Sumenep, Baznas sumenep dan Muslimat Sumenep,” tutupnya.