Sumenep, Dapurpos.Com -19 November 2024 .Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan Abrari, S.Ag., M.Psi.melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Madura, pada Senin (18/11). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menggali informasi langsung mengenai berbagai isu yang berkembang di daerah tersebut.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat, untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka terkait pembangunan di daerah.
Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini, dimanfaatkan Abrari untuk menyerap aspirasi secara langsung. Dalam sambutannya, Abrari menyatakan bahwa dirinya berkomitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tingkat provinsi sampai dengan pusat melalui DPP PDI Perjuangan.
“Reses adalah kesempatan penting bagi kami untuk mendengar langsung, apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi prioritas kami, dalam memperjuangkan anggaran dan program pembangunan di DPRD,” ungkap Abrari pada Dapurpos. Com
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami mengusung dua pendekatan utama, yakni pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung kemajuan daerah. Dengan demikian, SDM dan SDA bisa berjalan beriringan. Jika programnya baik, tetapi pelaksananya tidak kompeten, tentu hasilnya tidak akan maksimal,” ungkapnya.
Abrari menekankan bahwa salah satu fokus utamanya adalah mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di Madura, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Masyarakat Madura, termasuk Sumenep, memiliki banyak potensi yang belum tergarap secara optimal. Kita harus memberdayakan mereka agar ekonomi kerakyatan semakin kuat,” jelasnya.
Di akhir acara, digelar sesi diskusi interaktif, di mana warga diberi kesempatan berdialog langsung dengan Abrari. Masyarakat menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari kebutuhan infrastruktur hingga program pemberdayaan ekonomi.
Kegiatan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat Desa Pangarangan bahwa suara mereka akan diperjuangkan di tingkat provinsi.
“Saya akan bekerja secara maksimal, agar sebagian besar aspirasi yang disampaikan hari ini, akan terealisasi pada 2025,” tutup Abrari.





