PROGRAM GURU TAMU MEMBUKA WAWASAN BERFIKIR SISWA

- Editorial Team

Kamis, 5 Desember 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, dapurpos.com/ Untuk ke sekian kalinya SDN Panaongan III melakukan Langkah Inovatif dengan melaunching Program baru yang di singkat “PROGUT” atau Program Guru Tamu, yaitu sebuah program yang mengundang beberapa tokoh yang bisa berasal dari dunia Pendidikan maupun di luar dunia Pendidikan, mulai dari FORPIMDA,FORPIMKA,Dinas di lingkungan Kabupaten Sumenep, Pemuka agama, tokoh Masyarakat, tokoh seniman, serta profesi lainnya dari petani, nelayan, pedagang bahkan juga youtuber juga tak lepas untuk dijadikan guru tamu di sekolah pinggiran ini.

“ Program ini saya wujudkan karena terinspirasi pada Bimtek yang saya ikuti di Malang selama 5 hari yaitu Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Sekolah (PKMS). Program Guru Tamu ini bertujuan untuk membuka wawasan dan cakrawala berfikir siswa bahwa diluar sana ada beraneka ragam profesi yang bisa memberikan pintu sukses ketika ditekuni dengan baik, kerja keras dan sangat sungguh-sungguh. Sehingga tidak tertutup kemungkinan para siswa saya, juga bisa menekuni profesi yang tokohnya saya datangkan saat program ini berjalan “, Terang Agus Sugianto selaku Kepala sekolah.

Lebih jauh Kepala Sekolah yang ikonik dengan blangkonnya menjelaskan, bahwa pada kegiatan pertama Program Guru Tamu di SDN Panaongan III sengaja mendatangkan pihak Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Pasongsongan, karena sudah memasuki musim penghujan dimana pada musim tersebut penyakit Demam Berdarah (DBD) cenderung meningkat.

“ Siswa sangat perlu diberi pemahaman awal tentang penyakit Demam Berdarah. Dari cara penularan, masa inkubasi dan cara memberantas serta pencegahannya. Setelah siswa tahu, makai ia bisa melakukan Tindakan preventif sendiri dengan cara memutus daur ulang dari nyamuk penyebab penyakit demam berdarah ini. Sehingga penularan wabah penyakit Demam Berdarah ini bisa kita minimalisir “, Terangnya lebih jauh.

Pingkan Maharani dan Lailatul Fadila sebagai Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Pasongsongan yang ditugaskan menjadi Guru Tamu di SDN Panaongan III, sangat antusias menyambut keberadaan program inovatif ini.

“ Ini adalah langkah terobosan yang luar biasa yang telah dilakukan oleh sekolah yang terletak di Pinggiran ini, tapi menjadi pioner dalam melakukan program-program inovatif yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder setempat serta Masyarakat sekitar. Kedepan semoga program inovatif ini bisa diadopsi oleh sekolah-sekolah yang lain yang ada di Kecamatan Pasongsongan “. Terangnya penuh semangat. 

Selain memaparkan tentang penyakit Demam Berdarah. Pihak Puskesmas Pasongsongan juga menjelaskan tentang penyakit gondongan, karena ada beberapa siswa SDN Panaongan III yang menderita penyakit gondongan tersebut.

Baca Juga:  Blangkon, Keikhlasan, dan Semangat Kolaborasi: Jejak Penggerak Pendidikan Pasongsongan

Para siswa menyambut antusias Program Guru Tamu tersebut, dan berharap pihak sekolah akan menghadirkan guru tamu selanjutnya yang berasal dari tokoh maupun profesi yang lain, sehingga semakin menambah wawasan dan pemahaman mereka tentang keberagaman.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Berita Terbaru