Kurir Jasa Pengiriman SPX di Desa Gadu Timur Mengecewakan Karena Tidak Sesuai SOP

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.Com Adanya aplikasi shopee atau jual beli online sangat membantu konsumen dalam memilih untuk berbelanja salah kebutuhannya. Konsumen dimanjakan hanya dengan memesan kebutuhannya melalui gadget dan barang itu sudah diantarkan ke alamatnya. Dalam hal ini pihak penjual bekerja sama dengan jasa angkut dan pengiriman barang kepada konsumennya.

Namun, apa yang terjadi terhadap salah seorang konsumen di desa Gadu timur sungguh sangat tidak baik, dikarenakan ulah oknum kurir pengantar barang yang tidak peofesional dalam menjalankan tugasnya. Kamis 20/02/2025.

Salah seorang kurir dengan inisial AM meminta kepada konsumen untuk menjemput barang pesananannya dengan cara ketemuan di jalan, hal ini pihak kurir sudah tidak mematuhi dan melanggar SOP perusahaan tempat dia bekerja. Untuk ini pihak konsumen merasa sangat kecewa dengan pelayanan dari perusahaan jasa tersebut, dan si pemesan dalam hal ini masih bisa memaklumi dan mengalah menuruti permintaan dari kurir tersebut karena merasa kasihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk selanjutnya konsumen memesan barang kembali di aplikasi yang sama, oleh pembeli paket barang agar nantinya disampaikan kerumahnya, namun si kurir merasa menyesal karena mengantarkan paket ke alamat rumahnya dengan alasan terlalu jauh dan bukan wilayah kerja yang bersangkutan. Dan yang lebih aneh lagi si kurir meminta kepada konsumen agar merubah alamat rumahnya ke desa tetangga. Padahal waktu pemesanan barang, konsumen atas nama Sudirman memakai alamat sesuai dengan kartu tanda penduduknya (KTP).

sudah ada 6 sampai 7 paket pesanan sudirman di return tanpa sepengetahuannya atau konfirmasi kepadanya, dan setelah dilakukan pengecekan di aplikasi shopee maka disana ada keterangan :

“Pengiriman ditunda, Pembeli menjadwalkan ulang waktu pengiriman, Pengiriman ulang akan di lakukan besok.” begitu isi keterangan di aplikasi shopee jelasnya.

Ketika media ini menanyakan kepada sudirman perihal kedatangan pesanan paketnya, yang bersangkutan mengatakan,

“Saya tidak pernah menerima telpon dari kurir sama sekali hari ini dan saya tidak kemana-mana karena takut ada kurir yang mengantarkan paket, dan ternyata tidak di antarkan oleh kurir, ketika dicek dalam aplikasi, ternyata melihat keterangannya gagal dikirim” ungkapnya.

Menurut sudirman, tugas seorang kurir itu harus mengantarkan dan bertanggung jawab atas barang pesanan tersebut sampai ditangan konsumennya.

“Dan yang lebih parah lagi si kurir selalu meminta lebih dari harga yang sudah tertera, misalnya, dari harga Rp.25.200,- itu bukan minta Rp.25.500,- tapi dibulatkan menjadi Rp.26.000,- per paket, itu sudah ada selisih Rp.800,- kalau sampai ada seratus paket atau seribu, berapa keuntungan yang diperoleh kurir tersebut” tambahnya.

“Pada kasus ini, besok saya akan mendatangi kantor pelayanan jasa SPX untuk melaporkan dan menanyakan profesionalisme kurirnya dalam melaksanakan tugasnya.” Pungkasnya

(jar/red).

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB