cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Angka Perceraian di Sumenep Meningkat Tajam di Awal 2025, Ketua PA: “Banyak yang Bercerai di Usia Muda”

SUMENEP. DAPURPOS.Com Angka perceraian di Kabupaten Sumenep mengalami lonjakan signifikan di awal tahun 2025. Berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Sumenep, dalam dua bulan pertama tahun ini, jumlah pasangan yang mengajukan perceraian meningkat hampir 700 pengajuan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ketua Pengadilan Agama Sumenep, Moh. Jatim, S. Ag., M.H.I mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus perceraian melibatkan pasangan yang masih berusia muda.

“Trend perceraian ini didominasi oleh pasangan yang baru menikah dalam kurun waktu kurang dari lima tahun. Faktor utamanya adalah ketidaksiapan dalam menghadapi kehidupan rumah tangga, ditambah dengan tekanan ekonomi dan pengaruh media sosial,” ujarnya senin (03/02/2025) 

Dari data yang dihimpun, penyebab utama perceraian di Sumenep meliputi faktor ekonomi, perselisihan terus-menerus, serta pernikahan yang dilakukan pada usia terlalu muda. Banyak pasangan yang menikah di bawah usia 30 tahun, sehingga saat menghadapi tantangan rumah tangga, mereka kesulitan menemukan solusi yang tepat.

“Sebagian besar pasangan muda kurang memiliki kesiapan mental dan emosional untuk menjalani kehidupan pernikahan. Akibatnya, ketika terjadi konflik, mereka lebih memilih perceraian daripada mencari jalan tengah,” tambah Ketua PA Sumenep.

Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga sosial. Beberapa program edukasi pernikahan dan konseling keluarga mulai digalakkan untuk menekan angka perceraian, terutama di kalangan pasangan muda.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Melalui Bapenda Salurkan Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

Masyarakat diimbau untuk lebih mempertimbangkan kesiapan sebelum menikah dan memanfaatkan layanan konseling sebelum mengambil keputusan untuk bercerai. Pemerintah daerah juga tengah mengkaji kebijakan baru untuk mengatasi tren perceraian yang semakin meningkat ini. (jar/red).