Kasus Campak di Sumenep Tembus 2.268, Vaksinasi ORI Digenjot untuk Tekan Penularan

- Editorial Team

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com – Kasus campak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mengalami lonjakan. Hingga Selasa (25/8/2025) pukul 16.00 WIB, Dinas Kesehatan mencatat sudah ada 2.268 kasus campak yang tersebar di berbagai wilayah.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep melaksanakan program Outbreak Response Immunization (ORI) secara masif. Hanya dalam dua hari pelaksanaan, capaian imunisasi menunjukkan progres menggembirakan.

Pada Minggu, tercatat 4.850 anak telah divaksin. Sehari berikutnya, jumlahnya meningkat menjadi 6.336 anak. Dengan demikian, total capaian dalam dua hari mencapai 11.186 anak, melampaui target harian 3.346 anak atau 4,8 persen dari keseluruhan sasaran.

Target akhir ORI di Sumenep sendiri adalah 70.271 anak atau 95 persen dari total sasaran sebanyak 73.969 anak.

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Elya Faradisa, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat cakupan vaksinasi. “Alhamdulillah, capaian dua hari ini sudah melampaui target harian. Namun, kita tidak boleh lengah. Target 95 persen harus segera dicapai untuk memutus rantai penyebaran campak,” ujarnya.

Meski vaksinasi terus digalakkan, sejumlah pasien campak masih dirawat di berbagai fasilitas kesehatan. Data Dinkes menunjukkan terdapat 12 pasien di RSUD dr. H. Moh. Anwar, 5 pasien di RSUD Sumekar, 20 pasien di RSI Kalianget, dan 24 pasien di Puskesmas.

Baca Juga:  Rakor Lintas Sektor Digelar, KSOP Kalianget Siap Kawal Angkutan Laut Lebaran 2026

Pemerintah Kabupaten Sumenep pun mengimbau masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam program imunisasi ini.

“Kami mengajak orang tua tidak ragu membawa anaknya ke fasilitas kesehatan. Vaksin campak aman dan efektif untuk mencegah penularan,” tegas dr. Elya.

Dengan dukungan masyarakat, pemerintah berharap lonjakan kasus campak di Sumenep segera bisa ditekan dan kesehatan anak-anak tetap terjaga.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Naik Tipe B, Erliyati Dorong Transformasi Pelayanan dan Kenyamanan Pasien
Pasien Puas, Direktur RSUD Moh Anwar Jadikan Apresiasi sebagai Motivasi Perbaikan Layanan
Kepuasan Pasien Meningkat, Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep Tuai Pujian
Tidak Perlu Jauh ke Luar Daerah, RSUD Moh Anwar Sediakan Layanan Spesialis Urologi
RSUD Moh Anwar Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Budaya Mutu Diperkuat dan Kanal Pengaduan 24 Jam Diluncurkan
RSUD Moh. Anwar Sumenep Raih Apresiasi Pasien, Pelayanan Cepat dan Perawatan Maksimal
Keluhan Pasien Jadi Modal Utama Tingkatkan Pelayanan, Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep: Evaluasi Tak Pernah Berhenti
Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Responsif, LKNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan RSUD
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIB

RSUD Moh Anwar Naik Tipe B, Erliyati Dorong Transformasi Pelayanan dan Kenyamanan Pasien

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Pasien Puas, Direktur RSUD Moh Anwar Jadikan Apresiasi sebagai Motivasi Perbaikan Layanan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Kepuasan Pasien Meningkat, Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep Tuai Pujian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Tidak Perlu Jauh ke Luar Daerah, RSUD Moh Anwar Sediakan Layanan Spesialis Urologi

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:38 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Budaya Mutu Diperkuat dan Kanal Pengaduan 24 Jam Diluncurkan

Berita Terbaru