cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Bangselok Berdayakan Warga melalui Budidaya Cacing Rumbrikus Luberus

Foto : Lurah Bangselok Edy Wahyudi, S.IP, (pakai kaos merah) Ketika Mengecek Lahan Buat Budidaya Cacing

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui budidaya cacing Rumbrikus Luberus pada akhir tahun 2025. Program ini bertujuan membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan warga guna menekan angka pengangguran.

Kegiatan budidaya cacing tersebut dilaksanakan pada Kamis, 25 Desember 2025, bertempat di Jalan Mutiara, Kelurahan Bangselok. Pelaksanaan program ditandai dengan peletakan bibit cacing Rumbrikus Luberus oleh Lurah Bangselok, bersama Ketua Paguyuban Bangselok Jaya dan anggota, serta didampingi oleh Ketua LPMK.

Baca Juga :  Pelayanan Gratis di Setiap Puskesmas, P2KB Sumenep: "Bismillah Melayani Masyarakat"

Program pemberdayaan ini dibiayai dari Anggaran Kelurahan Bangselok Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp21.000.000.

Lurah Bangselok, Edy Wahyudi, S.IP, menjelaskan bahwa budidaya cacing tanah dipilih karena mudah dilakukan dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

“Budidaya cacing tanah ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat Kelurahan Bangselok untuk dijadikan peluang usaha baru serta tambahan pendapatan masyarakat, karena kegiatan ini mudah dilakukan, cepat berkembang biak, dan memiliki peluang pasar yang menjanjikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Bangselok Jaya, Saifulah, M.Pd, yang akrab disapa Ipunk, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil inisiatif paguyuban RT/RW bersama masyarakat Bangselok.

“Budidaya cacing merupakan usaha yang sangat mudah dengan perawatan simpel dan memiliki pangsa pasar yang jelas. Program ini dimulai dari paguyuban RT/RW dan masyarakat Bangselok,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kelurahan Bangselok berharap budidaya cacing Rumbrikus Luberus dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.