cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Perebutan Kursi Sekda Sumenep Memanas, Akankah Seleksi Diulang? Tiga Calon Terancam Gigit Jari

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menjadi perhatian publik. Meski tiga nama telah dinyatakan lolos seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, hingga kini belum ada kepastian siapa yang akan ditetapkan sebagai Sekda definitif.

Situasi tersebut memunculkan spekulasi di tengah masyarakat. Apakah proses akan berlanjut hingga pelantikan, atau justru berpotensi di ulang kembali?

Berdasarkan tahapan seleksi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, panitia seleksi resmi mengumumkan tiga kandidat terbaik. Sesuai mekanisme, nama-nama tersebut diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk dipilih satu orang dan selanjutnya diajukan guna mendapatkan persetujuan teknis sebelum pelantikan.

Baca Juga :  PUTR Sumenep Bentuk Satgas Infrastruktur dan Bencana, Fokuskan Penanganan Cepat dan Tepat

Namun sampai saat ini, jadwal penetapan dan pelantikan belum diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Belum adanya kepastian tersebut memicu tanda tanya publik. Sejumlah kalangan berharap proses berjalan sesuai ketentuan dan tidak berlarut-larut, mengingat posisi Sekda memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan roda pemerintahan daerah.

“Harapannya tentu ada kepastian. Jika tiga nama sudah diumumkan, proses selanjutnya harus transparan,” ujar Adi , Selasa (23/2/2026).

Muncul pula kekhawatiran, jika terjadi dinamika kebijakan atau pertimbangan tertentu, proses seleksi bisa saja dievaluasi bahkan diulang sesuai regulasi yang berlaku. Apabila hal itu terjadi, bukan tidak mungkin tiga calon yang telah melalui seluruh tahapan harus kembali bersaing dari awal.

Baca Juga :  Gaki Jatim Akan Laporkan Dua Merk Rokok Ilegal, Selancar dan Arka

Secara aturan, seleksi terbuka JPT dilakukan untuk menjamin prinsip merit system dalam birokrasi. Karena itu, publik berharap keputusan akhir tetap mengedepankan profesionalitas, objektivitas, dan kepastian hukum.

Kini masyarakat Sumenep menunggu langkah resmi dari pemerintah daerah. Apakah kursi Sekda segera terisi oleh salah satu dari tiga nama yang telah lolos, atau justru akan muncul babak baru dalam dinamika seleksi jabatan strategis tersebut? Waktu yang akan menjawab.