DAPURPOS.COM, SUMENEP – Upaya memperkuat pemasaran hasil pertanian terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Salah satunya melalui kegiatan lelang pangan atau silang tangguh yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dengan melibatkan petani, pedagang grosir, serta pelaku usaha lokal.
Program ini menjadi terobosan baru karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Sumenep. Melalui mekanisme lelang tersebut, petani dapat menawarkan langsung komoditas hasil panennya kepada para pembeli tanpa harus melalui rantai distribusi yang panjang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep, Hainur Rasid, mengatakan kegiatan lelang pangan ini merupakan langkah strategis untuk memperpendek rantai distribusi hasil pertanian sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas di pasaran.
“Kegiatan lelang pangan ini merupakan upaya mempertemukan langsung petani dengan pedagang. Dengan begitu rantai distribusi menjadi lebih pendek sehingga harga komoditas bisa lebih stabil dan petani mendapatkan nilai jual yang lebih baik,” ujar Hainur Rasid.
Ia menjelaskan, selain untuk memperkuat pasar lokal, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.
Pada pelaksanaan lelang tersebut, sejumlah komoditas pertanian dari petani lokal dilelang kepada para peserta yang berasal dari pelaku pedagang grosir Pasar Anom serta pelaku usaha lainnya.
Salah satu komoditas yang dilelang adalah cabai merah hasil panen petani Sumenep. Dalam proses lelang tersebut, cabai merah berhasil dimenangkan oleh H. Mustaim Samaji, pelaku usaha MBG dari Yayasan Bakti Bunda Berjaya.
“Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan lelang pangan seperti ini, karena pedagang bisa langsung mendapatkan komoditas dari petani tanpa melalui rantai distribusi yang panjang. Selain harga lebih stabil, kualitas barang juga lebih terjamin karena langsung dari petani,” ujar H. Mustaim Samaji usai memenangkan lelang cabai merah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani maupun pelaku usaha di daerah.
Sementara itu, pemerintah daerah berencana menjadikan kegiatan lelang pangan sebagai agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala. Dengan sistem tersebut diharapkan distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, harga tetap stabil, serta kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep dapat meningkat.
(adi/red)





