Akibat Gelap Mata Oknum Kepala Sekolah Terancam Diberhentikan Dengan Tidak Hormat (PTDH)

- Editorial Team

Senin, 20 Mei 2024 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com – Dunia Pendidikan di Kabupaten Sumenep kini semakin kelam dan memprihatinkan. Akibat ulah oknum Kepala Sekolah yang bermain api dengan salah satu staf guru PPPK hingga yang bersangkutan hamil sekitaran 8 bulan.

Bermula terkuaknya kasus kehamilan oknum guru sebut saja Bunga ketika pihak keluarga merasa curiga atas perubahan bentuk tubuhnya.

Akibat Skandal Cinta Terlarang Oknum Kepala Sekolah Kumbang dan Guru PPPK Bunga Terancam Sanksi PTDH

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adanya skandal cinta terlarang  yang terjadi di dunia pendidikan antara oknum kepala sekolah sebut saja kumbang dengan Bunga yang merupakan staf atau bawahannya dan yang bersangkutan sebagai tenaga guru P3K Sekolah Dasar Negeri Wilayah Kabupaten Sumenep bikin geger warga.

Baca Juga:  Kecewa, Guru Eks K2 dan Admin, Gajinya Belum Terbayar, Kadisdik Sumenep Santai Aja

Sekitar pukul 11.00 WIB Oknum Kepala Sekolah (Kumbang) dan guru P3K beserta mantan suami Bunga dipanggil menghadap oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep guna dilakukan pemeriksaan atas skandal cinta terlarang yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah (Kumbang) dengan Oknum guru PPPK (Bunga), Senin (20/05/2024).

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep Fairuz menyampaikan bahwa, dirinya melalui stafnya sudah melakukan pemeriksaan kepada Kumbang beserta mantan suami Bunga, Bahkan kepala sekolah dari Bunga juga sudah selesai dimintai keterangan.

”Hasilnya, yang bersangkutan Kumbang mengakui kalau janin yang ada dalam kandungan Bunga tersebut merupakan anaknya,” ujarnya, saat ditemui oleh beberapa pewarta di ruang kerjanya.

Selanjutnya untuk oknum guru P3K Bunga, kata Fairuz, tidak memenuhi panggilan dari Dinas Pendidikan Sumenep, dengan dengan alasan dalam keadaan sakit.

”Bunga tidak hadir, dari surat yang kita terima yang bersangkutan sedang sakit,” imbuhnya.

Lebih lanjut Fairuz menegaskan bahwa, pihaknya pasti akan memproses dugaan pelanggaran etika yang telah dilakukan kedua oknum aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai telah mencoreng marwah instansi Dinas Pendidikan Sumenep dan dunia pendidikan di kabupaten paling ujung timur pulau madura.

”Kami tidak akan mentolerir perbuatan amoral. Apabila hasil dari sidang etik yang bersangkutan disanksi dengan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), maka kami akan laksanakan,” tandasnya.

Dengan adanya beberapa kasus yang terjadi di lingkup Dinas Pendidikan, kami berharap agar nantinya kasus serupa tidak akan terulang kembali.

Baca Juga:  Nilai Anggaran Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Tak Terpampang, Kadisdik Sumenep Panggil Konsultan 
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026
Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran
Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan
Nilai Anggaran Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Tak Terpampang, Kadisdik Sumenep Panggil Konsultan 
SMSI Sumenep “Turun Gunung “,Guru Kalianget Dibekali Literasi Media dan AI
Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:26 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran

Senin, 28 September 2026 - 19:49 WIB

Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan

Berita Terbaru