DAPURPOS.COM, SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menekankan pentingnya program quick wins dalam Roadmap Percepatan Pertumbuhan Ekonomi. Program jangka pendek tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan agenda transformasi ekonomi jangka menengah dan panjang.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan masyarakat membutuhkan hasil pembangunan yang dapat dirasakan secara nyata, terutama dalam peningkatan aktivitas ekonomi, investasi, kesempatan kerja hingga pendapatan.
“Program jangka pendek perlu berjalan beriringan dengan agenda transformasi ekonomi jangka menengah dan panjang,” ujar Arif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyusunan roadmap tersebut, Bappeda melibatkan Universitas 45 Surabaya sebagai penyedia jasa konsultansi. Arif berharap keterlibatan akademisi mampu memberikan perspektif yang objektif, berbasis data, sekaligus dapat diterapkan dalam kebijakan pembangunan.
Ia menegaskan, roadmap yang disusun tidak boleh berhenti sebagai dokumen teoritis. Sebaliknya, dokumen tersebut harus mampu menjadi instrumen yang memberikan arah jelas bagi pemerintah daerah.
“Kami tidak membutuhkan roadmap yang terlalu teoritis dan sulit diterapkan. Yang kami butuhkan adalah roadmap yang tajam, realistis, terukur, memiliki prioritas, memiliki target, jelas perangkat daerah penanggung jawabnya, jelas kebutuhan pendanaannya, dan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah,” tegasnya.
Menurut Arif, percepatan pertumbuhan ekonomi harus memiliki target yang jelas dan dapat diukur. Karena itu, setiap program yang masuk dalam roadmap diharapkan memiliki prioritas serta perangkat daerah yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaannya.
Roadmap tersebut nantinya diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep agar lebih tinggi, berkualitas, inklusif dan berdaya saing.
Lebih jauh, Arif berharap hasil penyusunan roadmap tidak hanya menjadi dokumen administratif Bappeda, tetapi benar-benar menjadi pijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menentukan kebijakan dan program pembangunan ekonomi.
Dengan demikian, program yang dirancang tidak hanya menghasilkan pertumbuhan secara statistik, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. (adie/red)**







