Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.Com, SURABAYA – Wacana evaluasi daerah pemilihan (dapil) DPRD Kota Surabaya menjelang Pemilu 2029 mulai mengemuka. Penataan ulang dapil dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas demokrasi lokal sekaligus memastikan keterwakilan masyarakat tetap seimbang di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan wilayah perkotaan.

Wakil Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Surabaya, Taufiq MS, menegaskan bahwa pembahasan mengenai dapil tidak seharusnya hanya dipandang sebagai upaya menambah jumlah kursi DPRD. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah menghadirkan sistem representasi politik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif dan berkeadilan.

“Perubahan dapil harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat. Tujuannya bukan sekadar menambah kursi legislatif, tetapi memastikan pelayanan politik kepada warga menjadi lebih optimal,” ujar Taufiq.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi muda Partai NasDem tersebut menilai konfigurasi lima dapil yang selama ini digunakan di Kota Surabaya sudah layak dievaluasi. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah serta cakupan wilayah yang meliputi 31 kecamatan, beban representasi yang diemban setiap anggota DPRD dinilai semakin besar.

Menurutnya, penataan dapil akan membuka peluang bagi anggota legislatif untuk lebih fokus menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal pembangunan di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Taufiq, yang juga menjabat Ketua Ikatan Alumni (IKA) FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya, menekankan bahwa proses evaluasi harus berpedoman pada prinsip-prinsip yang telah diatur dalam regulasi. Kesetaraan nilai suara, proporsionalitas jumlah penduduk, kesinambungan wilayah, serta kemudahan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi dasar utama dalam penyusunan dapil baru.

Ia juga mengingatkan agar seluruh proses kajian dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis data kependudukan serta kajian akademik. Dengan demikian, hasil evaluasi diharapkan benar-benar mencerminkan kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan politik kelompok tertentu.

Di sisi lain, Taufiq mengapresiasi langkah KPU Kota Surabaya yang mulai membuka ruang dialog dengan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan desain dapil untuk Pemilu 2029. Menurutnya, pelibatan partai politik, akademisi, dan unsur masyarakat sipil merupakan bagian penting untuk menghasilkan kebijakan yang kredibel dan mendapat legitimasi publik.

“Semoga hasil evaluasi nanti mampu menghadirkan sistem representasi yang lebih seimbang, memperkuat kedekatan antara masyarakat dengan wakilnya, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Surabaya. Demokrasi akan semakin kuat jika setiap suara masyarakat memiliki keterwakilan yang adil,” pungkasnya. (adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik
PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik
NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi
DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi
DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah
DPRD Sumenep Dalami Tiga Raperda, Soroti Reformasi Birokrasi hingga Layanan Kesehatan
Pemkab Sumenep Perkuat Pembiayaan BPRS dan Gaspol Optimalisasi Aset Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:16 WIB

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:33 WIB

Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:38 WIB

PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB

NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB