cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Dinas Kesehatan P2KB Sumenep Sediakan Rumah Singgah Gratis Untuk Ibu Hamil Warga Daratan dan Kepulauan

DAPURPOS.COM, SUMENEP, MADURA, JAWA TIMUR  – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Sumenep menyediakan rumah singgah gratis bagi ibu hamil, baik di daratan maupun kepulauan. Fasilitas ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi ibu hamil yang membutuhkan tempat tinggal sementara sebelum persalinan.

Rumah singgah ini terletak di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, dan dilengkapi dengan tiga kamar tidur, dapur, serta kamar mandi. Selain itu, tersedia layanan ambulans gratis untuk mengantar ibu hamil ke fasilitas kesehatan jika diperlukan.

Untuk memastikan kesehatan ibu dan janin, rumah singgah ini juga didukung oleh tenaga medis profesional, termasuk dokter dan bidan yang siap memberikan pendampingan.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep,drg. Ellya Fardasah, M.Kes., menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat membantu ibu hamil, terutama yang berasal dari daerah terpencil dan kepulauan, agar mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih baik.

“Dengan adanya rumah singgah ini, kami ingin memastikan bahwa ibu hamil, terutama yang jauh dari fasilitas kesehatan, bisa mendapatkan perawatan yang layak dan aman sebelum persalinan,” ujarnya.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di kepulauan dan memiliki keterbatasan akses ke layanan kesehatan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan angka kematian ibu dan bayi saat persalinan dapat ditekan.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah

Keberadaan rumah singgah gratis bagi ibu hamil yang disediakan oleh Dinas Kesehatan P2KB Sumenep mendapat sambutan positif dari warga, terutama mereka yang berasal dari daerah terpencil dan kepulauan. Banyak yang merasa terbantu dengan fasilitas ini karena memberikan akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan.

Salah satu warga dari Kepulauan Kangean, Siti Aminah (32), mengaku sangat bersyukur dengan adanya rumah singgah ini.

“Saya merasa lebih tenang karena tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu harus bersalin. Dulu, kami harus mencari tempat menginap sendiri atau menunggu di rumah sakit sebelum melahirkan. Sekarang, ada tempat yang nyaman dan gratis, bahkan dengan pendampingan bidan dan dokter,” ujarnya.

Senada dengan Siti, Ahmad Fauzi (40), warga dari Kecamatan Talango, juga mengapresiasi program ini.

“Rumah singgah ini sangat membantu bagi kami yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan. Selain tempatnya nyaman, ada ambulans gratis yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Ini sangat meringankan beban kami sebagai masyarakat kecil,” katanya.

Sementara itu, beberapa warga berharap agar program ini terus berlanjut dan bisa diperluas ke lebih banyak daerah di Sumenep, terutama bagi mereka yang tinggal di kepulauan dengan akses kesehatan terbatas.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Tampung Aspirasi untuk Pembangunan Berkualitas

(jar/red)**