DINSOS P3A Sumenep Dorong Satuan SRA untuk Ciptakan Lingkungan Aman bagi Siswa

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Dinsos P3A Kab.Sumenep, Drs. Mustangin, M.Si.

Foto : Kepala Dinsos P3A Kab.Sumenep, Drs. Mustangin, M.Si.

SUMENEP – DAPURPOS.COM  Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan Satuan Sekolah Ramah Anak (SRA) di seluruh lembaga pendidikan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Dinsos P3A juga membentuk fasisilitator daerah dan terus melakukan pelatihan dan sosialisasi mengenai prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak kepada para guru, tenaga kependidikan, serta komite sekolah. Selain itu, pihak dinas aktif melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang telah membentuk SRA.

Pembentukan fasilitator ini melibatkan sejumlah leading sektor seperti Kantor Kementerian Agama Sumenep, Dinas Pendidikan Sumenep dan Polres Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini merupakan bagian dari upaya edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya Satuan Sekolah Ramah Anak (SRA). Para fasilitator tersebut ditugaskan untuk melakukan pembinaan dan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah di berbagai jenjang, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Mereka bergerak aktif memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Sumenep,” ujar Kepala Dinsos P3A Sumenep, Drs. Mustangin, M.Si. Kamis (22/5/2025).

Mustangin mengungkapkan, hingga saat ini sudah terbentuk sebanyak 80 Satuan Sekolah Ramah Anak di wilayah Sumenep. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan serta praktik perundungan (bullying).

“Tujuan utama dari pembentukan SRA ini adalah memastikan peserta didik terlindungi dari bullying dan berbagai bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun psikis,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga mendorong pihak sekolah untuk bersikap proaktif dalam menyampaikan laporan jika ditemukan adanya kasus kekerasan atau perundungan terhadap siswa. Dinsos P3A, kata Mustangin, siap memberikan pendampingan dan penanganan secara profesional.

“Kami minta pihak sekolah tidak segan-segan melaporkan kepada kami jika ada kasus kekerasan pada anak. Kami siap turun tangan dan memberikan bantuan serta pendampingan psikososial,” imbuhnya.

Mustangin menegaskan, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi dan dipersiapkan dengan baik. Oleh karena itu, peran sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar menjadi sangat penting dalam mewujudkan perlindungan anak secara menyeluruh.

“Setelah anak berada di rumah, maka tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan orang tua. Jadi, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

Program Sekolah Ramah Anak di Sumenep ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, aman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

(jar/red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian
Sekdes Diduga Rangkap Kepala PAUD, HIMPAS Desak Pemerintah Bertindak
Sekdes Tetap Bungkam Seribu Bahasa Meskipun Sudah Berulangkali Dikonfirmasi Oleh Awak Media

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:00 WIB

Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:42 WIB

Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi

Berita Terbaru