cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Siap Bantu Petani Tembakau di Tengah Cuaca Tak Menentu

Foto : Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Syahwan Wahyudi

Sumenep, Dapurpos.com Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep yang diketuai oleh Syahwan Wahyudi menyatakan komitmennya untuk membantu petani tembakau di Kabupaten Sumenep. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini, yang sangat merugikan para petani tembakau di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, Syahwan Wahyudi menyebutkan bahwa kehadiran paguyuban ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara petani dan pasar, khususnya dalam hal penyerapan hasil panen tembakau.

“Kami ingin memastikan petani tetap bisa menjual hasil panennya meskipun cuaca tidak menentu. Dengan adanya paguyuban, harga tembakau bisa ditekan agar petani tidak terlalu merugi,” ujarnya.(25/7)

Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi pengusaha rokok lokal dalam menghadapi dominasi pengusaha rokok besar yang telah lebih dulu mapan. Meskipun begitu, Wahyudi optimis bahwa kehadiran pengusaha rokok lokal setidaknya dapat berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep.

“Kami sadar, pengusaha lokal memang belum bisa bersaing dengan pengusaha besar di industri rokok nasional. Tapi dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, kami yakin usaha kami bisa menjadi salah satu penyumbang bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Wahyudi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada pelaku usaha lokal. Ia berharap sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan petani terus terjalin untuk memperkuat sektor pertanian dan industri hasil tembakau di Sumenep.

Baca Juga :  Kabur Dari Jakarta, Polres Manggarai Barat Tangkap Pelaku Penculikan di Labuan Bajo

Dengan terbentuknya Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, diharapkan ekosistem tembakau lokal bisa lebih terjaga dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat petani.