SUMENEP – DAPURPOS.COM – PMII Rayon KH. Abdurrahman Wahid sukses melaksanakan seminar bertema “Peran Persatuan dalam Menjawab Tantangan dan Problematika Bangsa melalui Perspektif Moderasi Beragama” yang berlangsung di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Sabtu 24 mei 2025
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama dan organisasi, di antaranya Pendeta Yusuf dari perwakilan tokoh Kristen, Dr. Zeinuddin S. HI., S. HI., M. Hum. dari Muhammadiyah, dan Dr. Damanhuri, M. Ag. dari Nahdlatul Ulama. Selain itu, seminar juga diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan pemuda se-Kabupaten Sumenep.
Dalam sambutannya, Ketua PMII Rayon KH. Abdurrahman Wahid, Sofiullah , menyampaikan bahwa tujuan utama seminar ini adalah untuk mengimplementasikan nilai-nilai keaswajaan, khususnya tasamuh (toleransi) dan tawassut (moderat), sebagai dasar ideologis PMII.
“Moderasi beragama juga menjadi langkah penting dalam menanamkan idealisme kepada pemuda demi memperbaiki moral bangsa ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Pendeta Yusuf menyampaikan bahwa persatuan dan kesatuan antarumat beragama akan melahirkan kekuatan bangsa yang berdampak pada kemajuan serta kedamaian bersama.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, KH. Abdul Wasid M. Pdi, turut menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai moderasi kepada generasi muda. Ia menekankan bahwa hal ini menjadi langkah preventif agar para pemuda tidak mudah terpapar paham-paham radikal yang dapat merusak keutuhan NKRI maupun ideologi Pancasila.
Seminar ini menjadi bukti konkret komitmen PMII dalam memperkuat toleransi antarumat beragama dan menjaga harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(jar/red)





