SUMENEP, DAPURPOS.COM – Di tengah euforia peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, sebuah sekolah dasar dari pelosok Pasongsongan berhasil mencuri perhatian. SDN Panaongan III, sekolah yang terletak di wilayah pinggiran Kecamatan Pasongsongan, berhasil meraih Juara 2 dalam lomba Karnaval HUT RI tingkat Kecamatan yang digelar Minggu, 31 Agustus 2025.
Acara yang dimulai dari Lapangan Sawunggaling dan finish di depan Kantor Kecamatan Pasongsongan ini diikuti puluhan kontingen dari berbagai jenjang sekolah. Karnaval dibuka langsung oleh Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, S.STP., M.Si., bersama jajaran Forkopimka.
Meski berasal dari sekolah dengan fasilitas sederhana, penampilan kontingen SDN Panaongan III tampil menonjol dan penuh kreativitas. Mereka menampilkan parade budaya dengan elemen kostum dan koreografi yang mencerminkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan gotong royong.Nilai-nilai utama dalam profil pelajar Pancasila.
Gotong Royong Kunci Keberhasilan
Keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi luar biasa antara guru, siswa, dan wali murid. Persiapan dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari desain kostum, properti, hingga pengkondisian anak-anak untuk tampil maksimal di tengah cuaca panas.
“Ini adalah hasil dari semangat gotong royong. Kami percaya bahwa meski sekolah kami kecil dan jauh dari pusat, kami punya semangat besar untuk menunjukkan yang terbaik,” ujar salah satu guru pendamping.
Kepala Sekolah Jadi Koordinator Seni Kecamatan
Menariknya, Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, S.Pd., tidak mendampingi kontingen sekolah secara langsung dalam barisan. Tahun ini, beliau dipercaya menjadi Koordinator Bidang Seni dalam Panitia HUT RI Kecamatan Pasongsongan. Dalam peran tersebut, Pak Agus bertanggung jawab memastikan jalannya seluruh karnaval berlangsung tertib, lancar, dan aman.
Di balik layar, beliau juga menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kontingennya. Ia menyiapkan dua tenda besar untuk tempat berteduh siswa dan wali murid, mengingat panas terik yang menyengat saat pelaksanaan karnaval.
Inspirasi dari Sekolah Pinggiran
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi. SDN Panaongan III membuktikan bahwa dengan semangat, kerja keras, dan kolaborasi, sekolah pinggiran pun mampu tampil gemilang di panggung publik.
Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep menyampaikan apresiasi atas capaian ini.
“Apa yang dilakukan SDN Panaongan III adalah inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sumenep. Semangat dan gotong royong masyarakat sekolah patut dicontoh,” ujar salah satu perwakilan dewan saat dikonfirmasi.
Penutup: Pendidikan Adalah Ruang Harapan
Keberhasilan SDN Panaongan III di ajang karnaval ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang angka dan ujian, tapi juga tentang karakter, budaya, dan semangat kebersamaan. Dan dari pelosok kecil bernama Panaongan, lahir semangat besar yang layak mendapat tepuk tangan.
“Dari pinggiran kami melangkah, untuk Sumenep kami berkarya.” SDN Panaongan III (Red).





