cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Skandal Perselingkuhan di Dunia Pendidikan Sumenep, Moralitas Dipertanyakan

Foto hanya ilustrasi

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep kembali tercoreng. Bukan oleh rendahnya capaian akademik siswa, melainkan oleh isu perselingkuhan yang menyeret oknum kepala sekolah dasar dan seorang guru di salah satu kecamatan di jantung kota. Kabar itu dengan cepat merebak, menjadi bahan obrolan hangat di warung kopi hingga grup WhatsApp warga.

Menurut kesaksian masyarakat sekitar, keduanya kerap terlihat berduaan di ruang sekolah, bahkan di luar jam kerja. Gestur mesra yang tak pantas diperlihatkan di lingkungan pendidikan menimbulkan keresahan.

“Kalau dibiarkan, rusak citra sekolah. Anak-anak jadi korban,” tegas seorang warga dengan nada kecewa.

Fenomena ini menegaskan rapuhnya moralitas sebagian pengelola sekolah. Pendidik yang semestinya menjadi teladan justru mempertontonkan perilaku yang melukai marwah institusi pendidikan. Tak mengherankan bila desakan warga untuk melakukan penggerebekan maupun melaporkan kasus ini ke Dinas Pendidikan semakin kuat.

Baca Juga :  Batuputih Berdoa, Indonesia Kuat: Bupati Fauzi Teguhkan Persatuan

Lebih jauh, kasus ini membuka pertanyaan serius: masihkah integritas dan etika menjadi fondasi utama tenaga pendidik? Di tengah harapan masyarakat agar sekolah menjadi ruang pembentukan karakter, justru muncul contoh buruk dari mereka yang semestinya digugu dan ditiru.

Jika persoalan semacam ini tidak ditangani dengan tegas, dunia pendidikan di Sumenep dikhawatirkan akan terus digelayuti skandal yang merusak, alih-alih menorehkan prestasi. Dinas Pendidikan bersama pemangku kebijakan terkait perlu segera turun tangan, agar kepercayaan publik terhadap lembaga sekolah tidak semakin luntur.