Video Keluarga Pasien dan Perawat RS BHC Sumenep Viral, Pihak Rumah Sakit Belum Beri Klarifikasi

- Editorial Team

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Video adu argumen antara keluarga pasien dan seorang perawat Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Jawa Timur, viral di TikTok. Dalam rekaman tersebut, keluarga pasien mempertanyakan penanganan medis terhadap anggota keluarganya yang mengalami muntah-muntah.

Video berdurasi 1 menit 30 detik itu diunggah akun TikTok @patah.tpi.kuat dengan nama SaAeLau. Rekaman tersebut menuai beragam tanggapan warganet, terutama terkait tindakan medis yang dipersoalkan keluarga pasien.

Dalam keterangan unggahannya, pemilik akun menduga adanya kelalaian dalam pelayanan pasien. Ia menyoroti kondisi pasien yang disebut mengalami muntah-muntah hingga cairan keluar melalui hidung dan mulut.

Dalam video tersebut, seorang pria meminta penjelasan kepada perawat mengenai kondisi pasien sebelum pemberian obat. Ia menyebut pasien masih dalam keadaan sadar dan hanya mengeluhkan nyeri perut.

“Pasien dalam keadaan sadar kan? Keluhannya hanya nyeri perut,” tanya pria tersebut.

Pria itu kemudian kembali mendesak perawat agar menjelaskan tindakan yang dilakukan ketika pasien mengalami muntah-muntah.

Baca Juga:  Ahok Buka Fakta Pengunduran Diri dari Pertamina: Perbedaan Pandangan Politik hingga Isu Kilang

Meski rekaman tersebut memicu perbincangan di media sosial, kronologi lengkap kejadian, kondisi akhir pasien, serta tindakan medis yang telah diberikan belum diketahui secara utuh.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak RS BHC Sumenep. Upaya konfirmasi melalui kontak humas rumah sakit yang dilakukan tim media ini juga belum mendapatkan jawaban.

Dengan demikian, dugaan kelalaian yang disampaikan dalam unggahan tersebut belum dapat dipastikan. Penilaian mengenai kesesuaian tindakan medis dengan prosedur yang berlaku memerlukan penjelasan dari pihak rumah sakit serta informasi yang dapat diverifikasi.

Baca Juga:  NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Dapurpos.com membuka ruang bagi pihak RS BHC Sumenep untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan kronologi kejadian, tindakan medis yang dilakukan, serta kondisi pasien. Penjelasan tersebut diperlukan agar informasi yang beredar di masyarakat menjadi lebih utuh dan berimbang.

Facebook Comments Box

Penulis : Adie

Editor : Man's

Sumber Berita: Dapurpos.com

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
KSOP Kalianget Gandeng Pesantren Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum

Berita Terbaru