Rakor PBI JKN, Arif Firmanto Soroti Pentingnya Akurasi Data Penerima Bantuan

- Editorial Team

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor untuk mendukung ketepatan sasaran program perlindungan sosial, khususnya bantuan iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., turut mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu materi yang dibahas dalam paparan rapat berkaitan dengan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai instrumen pendukung pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep "Bismillah Melayani" Resmi Naik Tipe B Tingkatkan Pelayanan

Arif menilai, akurasi data menjadi aspek penting dalam mendukung perencanaan program pemerintah, termasuk pelaksanaan bantuan sosial dan jaminan kesehatan. Data yang valid dan mutakhir diperlukan agar kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemutakhiran data menjadi hal penting untuk mendukung ketepatan sasaran program pemerintah. Karena itu, diperlukan koordinasi dan sinkronisasi data antarlembaga agar pelaksanaan program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan,” ungkapnya

Dalam materi paparan rapat, dijelaskan sejumlah kanal pemutakhiran DTSEN yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Kanal tersebut meliputi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), aplikasi Cek Bansos, verifikasi lapangan atau ground check, layanan call center, WhatsApp Lapor, laman pengecekan DTSEN, serta layanan perlindungan sosial.

Baca Juga:  Gapoktandes Sumber Prima Manfaatkan Teknologi dalam Budidaya Melon Berkat Bantuan Screenhouse Pemerintah

Proses pemutakhiran data melibatkan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut digunakan untuk mendukung pemetaan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan kelompok desil, mulai dari desil 1 hingga desil 10.

Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat memanfaatkan kanal resmi yang tersedia untuk melakukan pengecekan atau mengajukan pembaruan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurut usulan redaksional tersebut, koordinasi lintas sektor juga diperlukan untuk mendukung perbaikan kualitas data sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah daerah.

Baca Juga:  Panen Raya Jagung Hibrida di Kabupaten Sumenep, Bupati dan Kepala Dinas DKPP Sambut Hasil Melimpah

Dalam konteks PBI JKN, ketepatan data menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung penetapan penerima bantuan iuran berdasarkan kriteria yang berlaku. Proses verifikasi, pemutakhiran, serta penanganan pengaduan masyarakat perlu dilakukan melalui saluran resmi dan prosedur yang telah ditetapkan.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan sinergi antarlembaga semakin kuat dalam meningkatkan kualitas data sosial ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketepatan sasaran program bantuan iuran jaminan kesehatan di Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Adie

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Dapurpos.com

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Video Keluarga Pasien dan Perawat RS BHC Sumenep Viral, Pihak Rumah Sakit Belum Beri Klarifikasi
KSOP Kalianget Gandeng Pesantren Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran
Bendahara Desa Mangkir dari Panggilan DPMD, Gaji Aparatur Pagerungan Besar Tertunggak 9 Bulan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Video Keluarga Pasien dan Perawat RS BHC Sumenep Viral, Pihak Rumah Sakit Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru