Purnabakti Sekda Sumenep Edy Rasiyadi: Menutup Pengabdian dengan Warisan Keteladanan

- Editorial Team

Selasa, 5 Agustus 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Setelah lebih dari tiga dekade menapaki jalur pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si., resmi bersiap mengakhiri masa tugasnya. Tepat di penghujung Agustus 2025, pria kelahiran 8 Agustus 1965 ini akan memasuki masa purnabakti, menandai akhir dari pengabdian panjangnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Mengawali karier pada Maret 1990, Edy Rasiyadi telah menorehkan jejak panjang dalam pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan di Sumenep. Selama 25 tahun, ia berkarier di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, di mana ia tidak hanya dikenal sebagai teknokrat andal, tetapi juga sebagai pemimpin lapangan yang tangguh. Loyalitas dan kapabilitasnya menghantarkannya dipercaya memimpin dinas tersebut sebelum akhirnya dipilih menduduki jabatan Sekda.

Baca Juga:  Disbudporapar Sumenep Diduga Tutup-tutupi MoU Pengelolaan Pantai, Gerpas Tuding Ada Ketidakberesan

Tercatat sejak 24 Juni 2018, ia mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah, mulai dari era Bupati KH. A. Busyro Karim hingga kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Dalam rentang lebih dari enam tahun itu, Edy tampil sebagai motor penggerak administrasi dan koordinasi lintas perangkat daerah, yang menjadikan roda pemerintahan berjalan stabil dan dinamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok Edy Rasiyadi dikenal luas sebagai pejabat yang mudah didekati. Sikap egaliter dan keterbukaannya terhadap semua kalangan menjadikannya figur birokrat yang dirindukan banyak pihak. Ia tidak membatasi akses masyarakat, organisasi, maupun awak media untuk berdialog dan menyampaikan aspirasi.

“Pak Edy bukan hanya menjalankan fungsi administratif semata. Ia menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah, menjaga iklim kerja yang kolaboratif dan transparan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Sumenep.

Dedikasi yang ditunjukkan Edy selama bertugas menjadikannya figur yang dihormati lintas generasi. Tak hanya dalam aspek teknis pemerintahan, tapi juga dalam membangun kultur birokrasi yang humanis dan melayani. Banyak yang menilai, warisan kepemimpinan Edy terletak pada kemampuan membangun komunikasi lintas sektor secara efektif dan bermartabat.

Baca Juga:  DWP Bappeda Sumenep Gelar Pelatihan Ecoprint, Dorong Kreativitas dan Pemberdayaan Perempuan

Kini, menjelang masa pensiunnya, perhatian publik mulai tertuju pada siapa sosok yang akan melanjutkan estafet jabatan Sekda. Harapan pun mengemuka: agar penerusnya mampu menjaga semangat inklusif dan keterbukaan yang telah menjadi ciri khas Edy Rasiyadi selama menjabat.

Baca Juga:  Mahasiswa Soroti Pengawasan Inspektorat Sumenep dan Penyertaan Modal BUMD

Pemerintahan yang transparan, responsif, dan melibatkan partisipasi publik secara aktif dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi siapapun yang akan menggantikan posisinya nanti.

Selamat menikmati masa purnabakti, Bapak Edy Rasiyadi. Pengabdian dan keteladananmu akan terus menjadi inspirasi bagi Sumenep yang lebih maju dan melayani.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Bendahara Desa Mangkir dari Panggilan DPMD, Gaji Aparatur Pagerungan Besar Tertunggak 9 Bulan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan

Berita Terbaru