Polemik Dugaan Nepotisme di Desa Gaddu Timur, Camat Ganding Bungkam

- Editorial Team

Selasa, 8 April 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM Dugaan praktik nepotisme di Desa Gaddu Timur, Kecamatan Ganding, kembali mencuat ke publik. Sekretaris Desa (Sekdes) Gaddu Timur, yang diduga memiliki hubungan keluarga dengan kepala desa setempat, menjadi sorotan. Masyarakat pun mengungkapkan kekhawatirannya terkait potensi penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan kemajuan desa.

Farid Gaki, seorang aktivis asal Jawa Timur, turut memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Ia berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti dugaan nepotisme yang melibatkan Sekdes dan sejumlah pihak terkait, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

“Jika benar ada hubungan keluarga antara Sekdes dengan kepala desa, ini sangat mencederai prinsip keadilan dan pemerintahan yang bersih. Saya berharap ada tindakan serius dari pemerintah untuk mengusut masalah ini,” ujar Farid saat dihubungi oleh Dapurpos.com.selasa (08/04/25) 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak media Dapurpos.com mencoba menghubungi Camat Ganding, namun hingga berita ini diturunkan, pesan yang dikirimkan lewat aplikasi WhatsApp belum mendapatkan balasan. Camat yang seharusnya memberi klarifikasi terkait dugaan nepotisme tersebut terlihat bungkam.

Baca Juga:  Forum Seminar dan FGD Bentuk Upaya Bappeda Sumenep Dalam Mengatasi Angka Kemiskinan

Polemik ini semakin menguat setelah sejumlah warga setempat melaporkan adanya praktik pengangkatan pejabat di desa yang dinilai tidak mengutamakan kualifikasi, melainkan kedekatan personal. Masyarakat berharap agar masalah ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang, agar pemerintahan di desa bisa berjalan secara profesional dan adil.

Sampai saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah kecamatan maupun desa terkait isu ini. dapurpos.com/ akan terus mengikuti perkembangan kasus ini untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan setempat.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Sebut Bencana Banjir dan Longsor Seperti “Tsunami Kedua”, Empat Kampung Hilang Tersapu Air

Diberitakan sebelumnya, dugaan praktik nepotisme dalam pengisian perangkat desa, tidak hanya terjadi di Desa Gaddu timur Kecamatan Ganding

Menurut Ketua Gugus Anti Korupsi (Gaki) Ach Farid Azziyadi kejadian tersebut berpotensi kebocoran Dana Desa. Mengingat pengelolaan anggaran, hingga pengambilan keputusan harus dilakukan secara objektif, serta menjauhi unsur nepotisme.

“Peraktek tersebut jelas diduga dapat berpotensi kerawanan dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Desa (DD), ADD, serta diduga melanggar UU nomor 6 tahun 2014, pasal 26 ayat 4 huruf F,” ujanya.

Menurut Farid, kejadian mencengangkan tersebut seharusnya membuat para pemangku kebijakan di Kabupaten Sumenep untuk segera mengambil sikap tegas dan tak pura-pura tutup mata terhadap dua desa tersebut.

“Terkait praktek Nepotisme ini, bapak Camat Ganding dan Kepala Dinas DPMD kabupaten sumenep tidak boleh tutup mata dan pura-pura tidak tahu,” terangnya.

Sebab, lanjut Farid jika kejadian ini terus dibiarkan bisa disimpulkan para pemangku kebijakan setuju dengan praktek nepotisme.

“jika Bapak camat dan Kepala dinas DPMD membiarkan ini, dapat disimpulkan setuju dengan peraktek KKN,” kata dia.

Prihal ini bapak bupati kabupaten Sumenep, harus membuat Surat Edaran (SE), yang berisi tentang mekanisme pengangkatan perangkat desa utamanya sekdes, Agar di 27 kecamatan dan 330 desa, bersih dari peraktek KKN, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI
PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Tasyakuran dan Maulid Nabi Jadi Puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangselok
Bappeda Sumenep: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, Harus Melahirkan Kerja Nyata
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:01 WIB

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru