Aktifis Pemuda Ganding Minta Pernyataan Kabag Perekonomian dan SDA di Cabut

- Editorial Team

Rabu, 11 Juni 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com Salah satu aktivis pemuda Ganding bantah pernyataan, Dadang Dedy Iskandar, yang menyatakan bahwa distribusi gas LPG berjalan normal dan tidak terjadi kelangkaan pasokan di beberapa platform media,Kerena hal ini di buktikan dengan langkanya tabung gas 3 kg hari ini dan bukan hanya langka namun harganya juga malah naik secara drastis.

Sudirman Selaku aktivis pemuda ini menyampaikan bahwa,

“Pemkab Sumenep khususnya Dadang Dedy Iskandar selaku kepala bagian perekonomian harus bertanggung jawab atas pernyataannya di beberapa platform media yang mengatakan bahwa distribusi gas LPG berjalan normal dan tidak terjadi kelangkaan pasokan”. Ujarnya 11/06/25.

Namun fakta di lapangan tabung gas 3 kg hari ini langka dan mahal. Yang awalnya sebelum lebaran idul Adha harganya 18-20 ribu di pengecer sekarang malah naik jadi 25-30 ribu per tabung gas.

Dan aktivis pemuda ini juga meminta Pemkab Sumenep untuk tepati janjinya yang menyatakan di platform media yang mengatakan

Baca Juga:  Rencana Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Disambut Hangat DPRD Sumenep

“Jika ditemukan agen atau sub agen yang menjual di atas HET, Pemkab akan melaporkan ke Pertamina untuk diberi sanksi. Sanksi yang diberikan bisa berupa pencabutan kuota LPG kepada agen atau sub agen yang melanggar aturan yang berlaku.Namun sampai saat ini belum ada tindakan yang jelas dari pemkab terhadap para distributor yang nakal, “Tambahnya.

Atau jangan-jangan pemkab Sumenep yang menyatakan bahwa distribusi gas LPG berjalan normal dan tidak terjadi kelangkaan pasokan. Hanya karena dapat persetujuan permohonan tambahan distribusi tabung gas 3 kg sebanyak 3.000 namun tidak turun langsung ke masyarakat untuk mengetahui apa yang terjadi di masyarakat.

Baca Juga:  Mengoptimalkan Potensi Cukai untuk Pembangunan Ekonomi Daerah

Maka dari itu aktivis pemuda ini juga minta Pemkab turun langsung untuk mengetahui dan mendengar keluhan masyarakat perihal kelangkaan tabung gas 3 kg ini. Pungkasnya. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Bazar dan Lomba Karaoke Bangselok Disambut Antusias, UMKM Berharap Digelar Berkelanjutan
Dorong PAD Naik, Pemkab Sumenep Andalkan Pariwisata dan Penguatan UMKM
Bupati Sumenep Warning Pembeli Tembakau: Harga Jangan Tekan Petani di Bawah Titik Impas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Selasa, 8 September 2026 - 12:08 WIB

Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru