Bupati Sumenep Dorong Regenerasi Empu Keris Demi Kelestarian Budaya Leluhur

- Editorial Team

Kamis, 3 Juli 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dapurpos.com Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya regenerasi empu keris sebagai langkah strategis dalam menjaga warisan budaya leluhur agar tetap lestari di tengah derasnya arus modernisasi. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Jamasan Pusaka Keraton Sumenep dan Pusaka Leluhur Desa Aeng Tongtong, yang berlangsung di Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Rabu (2/7/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menyampaikan keprihatinannya terhadap tantangan yang dihadapi para pengrajin keris saat ini, terutama dalam hal regenerasi. Ia mengingatkan bahwa keberlanjutan produksi keris Sumenep sangat bergantung pada keberadaan generasi penerus yang memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang pembuatan keris.

“Para empu, sesepuh, dan pelaku seni keris di Desa Aeng Tongtong harus terus menularkan ilmu serta keterampilannya kepada generasi muda. Ini penting agar tradisi leluhur tidak hanya dikenang, tetapi juga dilestarikan dan diamalkan oleh anak cucu kita,” ujar Bupati.

Kabupaten Sumenep, lanjutnya, memiliki kebanggaan sebagai daerah dengan empu keris terbanyak di dunia, sekaligus sebagai salah satu pusat keris paling bersejarah di Nusantara. Namun, Bupati mengingatkan bahwa semua itu akan sia-sia jika tidak ada upaya serius untuk menyiapkan penerus yang mampu menjaga dan melanjutkan warisan tersebut.

“Jika tidak ada regenerasi, maka keris yang kita banggakan ini hanya akan tinggal cerita. Karena itu, kami mengajak para pelajar dan generasi muda untuk mulai mencintai keris, bukan sekadar sebagai benda pusaka, tapi sebagai simbol jati diri dan warisan budaya yang bernilai tinggi,” tandasnya.

Bupati Fauzi juga berharap momentum Jamasan Pusaka ini mampu melahirkan semangat baru bagi generasi muda Sumenep untuk meneruskan jejak para empu keris. Ia menegaskan bahwa pusaka bukan sekadar benda mati, tetapi sarat makna, filosofi, dan sejarah yang mencerminkan karakter dan nilai-nilai luhur bangsa.

Baca Juga:  PABPDSI Jatim Surati Presiden dan Gubernur, Soroti Sejumlah Persoalan Program Kopdes Merah Putih

“Kami khawatir, jika tidak ada regenerasi, suatu saat nanti tidak akan ada lagi yang mampu membuat keris atau pusaka seperti yang diwariskan para leluhur kita. Padahal, keris ini adalah warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO,” imbuhnya.

Kegiatan Jamasan Pusaka Keraton Sumenep dan Pusaka Leluhur Desa Aeng Tongtong tahun ini berlangsung lebih istimewa. Selain ritual membersihkan pusaka secara sakral, acara juga dirangkai dengan pemaparan sejarah panjang perjalanan keris Sumenep, mulai dari masa kejayaan hingga masa kelam ketika kepemilikan keris pernah dilarang.

Baca Juga:  Pragaan Fair 2024 dan Parade Tong tong Serek Resmi Dibuka Bupati Sumenep

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan kelompok pelestari budaya leluhur Desa Aeng Tongtong, yang tergabung dalam “Pelar Agung”.

 

“Melalui acara ini, kami ingin membuka wawasan masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya memahami sejarah keris secara utuh, agar tidak sekadar mengenalnya sebagai senjata atau hiasan, melainkan sebagai warisan budaya yang memiliki ruh dan nilai spiritual,” pungkas Bupati Fauzi.

(jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI
PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Tasyakuran dan Maulid Nabi Jadi Puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangselok
Bappeda Sumenep: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, Harus Melahirkan Kerja Nyata
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:01 WIB

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru