Bapenda Sumenep All Out Optimalkan PAD Lewat Pendampingan ePAD

- Editorial Team

Sabtu, 13 September 2025 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep kian serius dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu gebrakan terbaru yang dilakukan yakni pendampingan langsung pelaporan omzet wajib pajak melalui aplikasi elektronik Pendapatan Asli Daerah (ePAD), sistem digital yang kini menjadi tulang punggung tata kelola pajak daerah.

Kegiatan intensif ini berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (10–11/09/2025), dengan melibatkan tim khusus Bapenda yang turun langsung ke lapangan. Sasaran utama pendampingan adalah sektor pariwisata, hiburan, dan kuliner, yang memiliki kontribusi signifikan terhadap PAD. Agenda dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Evaluasi Bidang P3EPD, Eko Sulistyo, S.Sos, mewakili Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si.

“Pendampingan ini bukan hanya memastikan wajib pajak melaporkan omzet secara tepat waktu, tetapi juga memberikan edukasi agar mereka memahami bahwa pajak adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk pembangunan,” ujar Eko kepada media, Sabtu (13/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jangkau Objek Pajak Strategis

Baca Juga:  Kawal BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Pungli dan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Sejumlah destinasi wisata dan pusat hiburan menjadi target pendampingan. Di antaranya wisata wahana anak dan tempat pemancingan di Desa Batudingding, Kecamatan Gapura; hutan mangrove Kebundadap Timur, Saronggi; Bukit Tawap, Pagarbatu; hingga Pantai Matahari, Bluto.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Warning Pembeli Tembakau: Harga Jangan Tekan Petani di Bawah Titik Impas

Bapenda juga menyasar hiburan modern, seperti The Spot Billiard & Café di Desa Pabian serta MBS Billiard di Kelurahan Pajagalan.

“Kami bagi menjadi tiga tim agar pendampingan efektif dan menyeluruh. Saya turun langsung agar setiap kendala bisa segera teratasi,” terang Eko.

Dari Sosialisasi ke Implementasi

Pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi di Ruang Adirasa, Kantor Bupati Sumenep, beberapa pekan sebelumnya. Dengan turun ke lapangan, Bapenda memastikan sosialisasi tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi juga dilaksanakan secara teknis oleh para wajib pajak.

“Dengan ePAD, pelaporan omzet lebih praktis, akuntabel, dan terintegrasi. Tujuannya jelas: menekan potensi kebocoran penerimaan, meningkatkan transparansi, dan pada akhirnya semua kembali untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Eko.

Menuju Reformasi Pajak Daerah

Baca Juga:  Disbudporapar Sumenep Akan Menjadi Pioneer Terbentuknya Komite Ekonomi Kreatif

Eko menekankan, reformasi tata kelola pajak daerah lewat ePAD akan terus digencarkan. Pendampingan serupa pun akan menjadi agenda rutin, menjangkau pusat kota hingga pelosok desa dengan potensi wisata dan hiburan.

“Kami percaya, dengan sinergi pemerintah daerah dan pelaku usaha, Sumenep bisa semakin mandiri membiayai pembangunan dari PAD. Tidak ada celah kebocoran, dan wajib pajak pun merasa lebih aman serta nyaman dalam menjalankan kewajibannya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Bazar dan Lomba Karaoke Bangselok Disambut Antusias, UMKM Berharap Digelar Berkelanjutan
Dorong PAD Naik, Pemkab Sumenep Andalkan Pariwisata dan Penguatan UMKM
Bupati Sumenep Warning Pembeli Tembakau: Harga Jangan Tekan Petani di Bawah Titik Impas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Selasa, 8 September 2026 - 12:08 WIB

Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru