ASN Sumenep Wajib Tanpa BBM Tiap Jumat, Pemkab Tegaskan Bukan Sekadar Formalitas

- Editorial Team

Sabtu, 25 April 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penghematan bahan bakar minyak (BBM) melalui kebijakan penggunaan transportasi non-BBM setiap hari Jumat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati yang wajib dipatuhi oleh seluruh pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

Surat Edaran ini tidak hanya berlaku bagi ASN, tetapi juga mencakup Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, tenaga alih daya (outsourcing), pegawai BLUD, hingga pegawai BUMD. Seluruhnya diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penghematan energi tersebut.

Baca Juga:  Mobil La Sehat Antar Ratusan Pasien Pulang Gratis, Inovasi Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kian Dirasakan Warga

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menyampaikan bahwa para pegawai diwajibkan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau alternatif lain yang tidak menggunakan BBM saat berangkat ke kantor setiap Jumat. Hal itu disampaikannya di sela kegiatan Apel Gabungan dan Halalbihalal yang berlangsung di halaman Kantor Bupati, Senin (30/03/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar aturan administratif, melainkan gerakan bersama demi kepentingan daerah yang lebih luas. Oleh karena itu, seluruh ASN, termasuk pegawai BLUD dan BUMD, diminta menjalankan kebijakan ini dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Baca Juga:  PLT Bupati Sumenep Dengan Resmi Membuka Kapal Pelayaran Express Bahari 8B

Selain itu, bagi aparatur yang memiliki jarak tempat tinggal hingga lima kilometer dari kantor, diwajibkan untuk berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi non-BBM lainnya sebagai bentuk nyata implementasi kebijakan tersebut.

Pemerintah daerah juga meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk melakukan pengawasan secara ketat, guna memastikan kebijakan ini berjalan konsisten di setiap instansi. Keberhasilan program ini dinilai tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada kesadaran kolektif dan partisipasi aktif seluruh pegawai.

Baca Juga:  Kelurahan Bangselok Gelar Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Susun Resolusi 2026

Kebijakan ini dinilai strategis agar tidak berhenti pada tataran formalitas semata, melainkan benar-benar diimplementasikan secara berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Sebagai informasi, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2026 tentang Penghematan BBM. Kebijakan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons dinamika global, khususnya konflik di kawasan Asia Barat atau Timur Tengah yang berdampak pada ketidakstabilan pasokan serta harga energi dunia, sekaligus sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional. (adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru