SURABAYA, DAOURPOS.COM – Kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak terus menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat. Salah satunya ditunjukkan oleh ARNINA RISNIDAR, Ketua DPD Himpunan Harapan Mitra Pengusaha (HMP) Kota Surabaya, yang mengikuti kegiatan Webinar SAPA DP3AK Jawa Timur Seri 217 pada Senin, 2 November 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur tersebut mengangkat tema “Keluarga sebagai Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak.”
Webinar ini membahas pentingnya mengenali tanda-tanda kekerasan, memahami dampak psikologis yang dialami korban, serta melakukan pendampingan awal terhadap perempuan dan anak yang mengalami kekerasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan menghadirkan Kepala Dinas P3AK Provinsi Jawa Timur, Dra. Sufi Agustini, M.Si., sebagai pemberi sambutan pembuka, serta Dini Fidyanti Devi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, CH, CHt., sebagai narasumber.
ARNINA RISNIDAR menyampaikan bahwa pengetahuan mengenai perlindungan perempuan dan anak sangat penting untuk dimiliki, khususnya oleh para perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Menurutnya, kepedulian terhadap korban kekerasan tidak cukup hanya melalui rasa prihatin, tetapi juga harus dibarengi pemahaman mengenai cara mengenali persoalan, memberikan dukungan awal, dan mengarahkan korban kepada pihak yang berwenang.
“Perempuan dan anak berhak mendapatkan rasa aman, perlindungan, serta pendampingan. Kita sebagai bagian dari masyarakat harus memiliki kepedulian dan pengetahuan agar tidak salah dalam mengambil langkah ketika menemukan kasus kekerasan,” ungkap ARNINA.
Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya sertifikat elektronik dari DP3AK Provinsi Jawa Timur, dengan predikat BAIK dan bobot 2 Jam Pelajaran (JP).
Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat peran perempuan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan.
Melalui kegiatan ini, ARNINA RISNIDAR juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk tidak menutup mata terhadap persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama
Penulis : Adie
Editor : Man's
Sumber Berita: Dapurpos.com













