Disdik Sumenep Gelar Rakor dan Sosialisasi Penyelenggara Pendidikan Inklusi

- Redaksi

Selasa, 6 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.Com. Kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Jenjang TK SD dan SMP se Kabupaten Sumenep , Kegiatan yang dilaksanakan di Aula lantai III Hotel Azmi Sumenep ini akan berlangsung selama 3 hari, terhitung sejak hari ini, Senin-Rabu Agustus 2024.

Pada Rakor tersebut dibahas mengenai Rencana program dan layanan pendidikan khusus/inklusif di satuan pendidikan reguler, Rencana penguatan kapasitas SDM satuan pendidikan untuk layanan pendidikan khusus/inklusif di satuan pendidikan reguler, Rencana sosialisasi kebijakan pendidikan khusus/inklusif ke seluruh satuan pendidikan reguler.

Dalam sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Bapak Ardiansyah Ali Shochibi, ST, MT,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Disdik Sumenep bersama Peserta Rakor telah bersepakat bersama untuk berkomitmen menyukseskan implementasi kurikulum merdeka dan transformasi pendidikan inklusif. Ini menjadi salah satu alternatif dalam menghadapi tantangan belum tersedianya guru pembimbing khusus dan keterbatasan ketrampilan guru dalam melayani peserta didik berkebutuhan khusus di satuan pendidikan reguler.”jelasnya

Harapannya dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif karena kedepannya seluruh satuan pendidikannya menerima peserta didik berkebutuhan khusus/penyandang disabilitas.

“Hal ini tentu harus ditingkatkan agar peserta didik berkebutuhan khusus/penyandang disabilitas mendapat layanan yang tepat sesuai kebutuhannya dan sesuai aturannya”.harapannya

“Semoga sinergitas makin kuat mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas di Kabupaten Sumenep pada semua jenjang.” Imbuhnya

Hadir pula dalam rakor tersebut Kepala Bidang Pembinaan SMP Bapak Mohammad Fajar, Analis Kebijakan Ahli Muda GTK Bapak Sujono, Kasi Peserta Didik Paud dan PNF Bapak Supriyanto dan Kasi Peserta Didik SD Bapak Ahmad Rasul Hariz.

Kegiatan tersebut diisi oleh 3 narasumber. Di antaranya adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Widyaprada Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Timur serta Inovasi Jakarta dan Jawa Timur.

Sementara peserta kegiatan pendidikan dan pelatihan layanan sekolah inklusi ini diikuti sebanyak 97 orang, yang terdiri atas 5 guru PAUD, 61 guru SD dan 31 guru SMP.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumenep Fatimah Umar mengaku sangat menyambut dengan baik kegiatan diklat layanan sekolah inklusi tersebut.

“Diklat ini merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama dalam memberikan layanan pendidikan yang merata dan adil bagi semua anak bangsa, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkap Fatima Umar

Pihaknya menegaskan, soal pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang menghargai keanekaragaman dan tidak diskriminatif terhadap peserta didik.

“Memaknai kata “INKLUSI” dalam konteks filosofi pendidikan berarti menyatakan bahwa ruang kelas dan ruang bermasyarakat tidak lengkap tanpa mengikutsertakan anak-anak dengan segala kebutuhan yang beranekaragam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut yakni untuk mensosialisasikan kebijakan pemerintah tentang layanan disabilitas dan satuan pendidikan serta mengembangkan program assesmen dan intervensi diri bagi peserta didik penyandang disabilitas.

“Termasuk juga memberikan pemahaman tentang strategi pendampingan kepada peserta didik penyandang disabilitas untuk kelancaran proses pembelajaran,” ungkapnya, Senin, 05 Agustus 2024.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian
Sekdes Diduga Rangkap Kepala PAUD, HIMPAS Desak Pemerintah Bertindak
Sekdes Tetap Bungkam Seribu Bahasa Meskipun Sudah Berulangkali Dikonfirmasi Oleh Awak Media

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:00 WIB

Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:42 WIB

Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi

Berita Terbaru