Nia Kurnia Fauzi Hadiri Launching Beras Pote di Desa Paberasan

- Editorial Team

Rabu, 16 Oktober 2024 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, dapurpos.com/ –  Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep sekaligus politisi PDI-P, Nia Kurnia Fauzi melaunching ‘Beras Pote” hasil produksi petani Desa Paberasan yang berlangsung di balai desa setempat Selasa 15 Oktober 2024.

Kegiatan ini dihadiri Nia Kurnia Fauzi, Sekretaris DPMD, Kabid Fudholi, ST MT, Tenaga Ahli Bidang Program Desa Berdaya DPMD Jatim, Kades Paberasan Rachman Saleh, SE beserta jajaran, Forkopimka Sumenep, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerja Sama Desa DPMD Sumenep mewakili Kadis DPMD Anwar Syahroni Yusuf, sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Pemdes Paberasan Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai salah satu desa mandiri yang ada di Kabupaten Sumenep, Desa Paberasan sudah tepat mengangkat sektor pertanian, khususnya padi sebagai komoditas unggulan di desanya,” kata Kabid Fudholi saat menyampaikan sambutannya.

Ini kedepan menurut Kabid Fudholi harus lebih banyak yang harus dilakukan ataupun dipenuhi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Paberasan untuk lebih meningkatkan kuantitas komoditas beras pote.

Baca Juga:  WUJUDKAN INDONESIA BEBAS DEMAM BERDARAH (DENGUE) BERSAMA PUSKESMAS PANDIAN

Sementara dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa (Kades) Paberasan Kecamatan Kota Rahman Saleh, SE menuturkan bahwa Beras Pote itu merupakan hasil produksi para petani yang ada di Desa Paberasan.

“Ini terobosan terbaru yang kita (Pemdes Paberasan) dalam upaya untuk pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat khususnya sektor pertanian,” terang Rahman Saleh SE di sela-sela kegiatan.

Menurut adik kandung Ketua AKD Kabupaten Sumenep Miskun Legiyono itu menegaskan bahwa Beras Pote yang diluncurkan pada hari ini adalah dari hasil gabah asli para petani Desa Paberasan itu sendiri.

Baca Juga:  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) yang kita miliki kata Kades Rahman Saleh menyebut gabah padi tersebut kemudian diproduksi dengan kemasan berlibel Beras Pote yang siap diedarkan.

“Lahan pertanian di Desa Paberasan sendiri memiliki lahan pertanian luas +/- 170 hektar dan sektor pertanian inilah yang menjadi komoditas unggulan khususnya gabah padi,” ungkap Rahman Saleh, SE.

Lebih lanjut Kades yang dikenal familiar ini menceritakan bahwa Desa Paberasan sejarahnya merupakan salah satu tempat sebagai pemasok kebutuhan pangan untuk keluarga keraton Sumenep sejak dulu.

“Sejak dulu Desa Paberasan ini dikenal sebagai daerah penghasil beras unggul untuk memenuhi kebutuhan pangan untuk keluarga Keraton Sumenep karena padi di Paberasan itu tumbuh subur dan baik,” pungkasnya.

Peluncuran Beras Pote ditandai pelepasan balon ke udara oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Kota, Kades Rahman Saleh SE dan Ketua TP PKK Desa Paberasan serta santunan anak yatim.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Kasus DBD Puskesmas Pandian Bersama Pemerintahan Desa Kolor Lakukan Kegiatan Larvanisasi (Fogging)

Desa Paberasan memperoleh Program Desa Berdaya dari Pemerintah Provinsi melalui DPMD Jawa Timur. Program ini dianugerahkan kepada Desa Paberasan karena sudah berstatus Desa Mandiri.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru