Kadis DKPP Sumenep Himbau Para Petani Menghadapi Musim Penghujan

- Redaksi

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Dapurpos.Com Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Chainur Rasyid, SE, MSi menghimbau petani untuk segera melakukan persiapan menggarap lahan pertanian. Hal tersebut dikarenakan tanda-tanda musim hujan sudah terlihat.

“Memasuki musim hujan, para petani mulai persiapan melakukan penanaman kembali padi. Semoga di musim ini petani Kembali lagi menanam padi,” ujar Chainur Rasyid, SE, MSi saat dikonfirmasi media, (22/10/2024).

Dengan menanam padi kata Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, diharapkan dapat menambah tingkat ketersediaan beras di Kabupaten Sumenep, sehingga Kota Keris sebutan lain Sumenep tidak terjadi kerawanan pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga terus mengajukan penambahan jumlah kuota benih padi ke pusat. Bahkan, DKPP Kabupaten Sumenep setiap bulan mengajukan penambahan bantuan benih. Sehingga nantinya benih dapat terdistribusi pada para petani di masing-masing kecamatan.

Selain itu, Chainur Rasyid juga berkoordinasi dengan distributor dan kios agar ketersediaan pupuk di musim ini tetap cukup, tidak hanya itu DKPP Kabupaten Sumenep juga melakukan sosialisasi pada petani tentang pola tanam padi yang baik dan benar.

“Sosialisasi sudah setiap hari dilakukan, teman-teman penyuluh melakukan pendampingan terutama tentang pola budidaya penanaman padi yang baik dan benar,” terangnya.

Dirinya berusaha semaksimal mungkin melakukan pemahaman kepada petani agar melakukan penanaman padi kembali, memasuki musim hujan ini diharapakan penanaman padi segera dilakukan persiapan.

Untuk di Kabupaten Sumenep, penanaman padi ini sudah dilakukan sebulan yang lalu, hal tersebut kata Inung, sapaan karib Kepala DKPP Sumenep, bagi para petani yang ketersediaan airnya cukup, diharapkan memasuki musim hujan ini para petani bersegera menanam padi kembali sesuai dengan varietas benih padi yang diinginkan.

Mantan Kadiskop UMKM dan Perindag Sumenep ini menyarankan agar menggunakan sarana berupa alat-alat mesin pertanian (Alsintan) yang selama ini biasa digunakan oleh para petani.

“Termasuk lahan-lahan tak ada hujan untuk segera juga difungsikan dan dioptimalkan sebagai tambahan luasan areal sawah untuk padi,” pungkasnya

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB