cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Pemkab Sumenep Melalui Disnaker Sediakan Pelatihan Kerja Gratis untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat

Sumenep, Dapurpos.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyediakan program pelatihan kerja gratis bagi warga yang ingin meningkatkan keterampilan dan daya saing di dunia kerja. Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran.

Dinas ketenaga kerjaan Sumenep meluncurkan program pelatihan berbasis kebutuhan dunia kerja, salah satunya pelatihan untuk profesi sekuriti,Langkah ini diambil guna mempermudah masyarakat mendapatkan keterampilan, yang langsung relevan dengan kebutuhan industri.

Heru Santoso, S.STP, MH., Kepala Disnaker Sumenep mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya pelatihan bagi masyarakat.

“Pelatihan security itu mahal bagi masyarakat awam. Untuk mengikuti pelatihan Garda Pratama, biayanya bisa mencapai Rp4-5 juta per orang. Tahun ini, kami sudah memberangkatkan 10 orang dengan pembiayaan penuh dari Pemkab,” jelasnya. Selasa (26/11/2024).

Program ini meliputi pelatihan selama 12 hari di Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya dengan seluruh akomodasi, termasuk makan, seragam, dan biaya pelatih, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  DPD PDI Perjuangan Aceh Bergerak Cepat, Salurkan Bantuan Hingga Lokasi Terisolasi Banjir

Peserta dipilih melalui seleksi yang diumumkan secara transparan melalui akun Instagram resmi Disnaker.

Menurutnya, Disnaker memastikan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan langkah konkret untuk menempatkan peserta ke dunia kerja.

“Kami melatih langsung sesuai kebutuhan. Sepuluh orang yang lulus sudah ada gambaran tempat kerja yang siap menyerap mereka. Harapannya, dari pelatihan ini, semua peserta bisa langsung bekerja,” tambahnya.

 

Baca Juga :  Aplikasi Online Data Sistem (ODS) Bentuk Upaya Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong Upaya Peningkatan Ekonomi

Bursa lowongan kerja

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan diharapkan menjadi model untuk pelatihan-pelatihan lainnya di masa depan. Disnaker juga terus memantau efektivitas program ini dengan mengevaluasi tingkat penyerapan kerja peserta.

Bagi masyarakat Sumenep yang ingin mengikuti pelatihan serupa atau mencari lowongan kerja, Disnaker mengimbau untuk aktif memantau akun Instagram resmi mereka.

“Di sana kami sering mengunggah informasi terkait lowongan pekerjaan maupun pelatihan. Kami juga berusaha menyediakan website resmi untuk mempermudah akses informasi,” jelasnya.

Melalui langkah ini, Pemkab Sumenep berharap dapat memberdayakan masyarakat dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia kerja.