Diskoperindag Sumenep Tertibkan PKL Liar di Depan Rumah Dinas Kapolres

- Editorial Team

Jumat, 11 April 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan penertiban terhadap 20 Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang berada di sepanjang pinggir Jalan Salamet Riadi, tepatnya di depan rumah dinas Kapolres Sumenep.

Penertiban ini dilakukan pada hari kamis (10/04/25) sebagai upaya menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi para pembeli dan penjual, serta untuk menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut yang masuk dalam kategori zona merah. Penetapan zona merah ini merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sumenep Tahun 2011, yang melarang aktivitas perdagangan di area tersebut.

“Penertiban ini dilakukan bukan untuk menghalangi aktivitas ekonomi para pedagang, namun demi keteraturan kota dan keselamatan bersama,” ujar, Ramli,Kepala Diskoperindag Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai solusi, Diskoperindag Sumenep telah menyiapkan tiga lokasi relokasi bagi para PKL, yaitu di Pasar Bengkal, Pasar Anom Sumenep, dan di area pertigaan Pasar Kaju. Ketiga lokasi tersebut dinilai lebih layak dan strategis untuk mendukung kegiatan usaha para pedagang.

Baca Juga:  SDN PANAONGAN III : WUJUDKAN KASIH SAYANG IBU DENGAN PROGRAM SARAPAN PAGI BERSAMA

Pemerintah berharap, para PKL dapat mematuhi aturan yang berlaku dan mendukung upaya penataan kota demi terciptanya lingkungan yang tertib, nyaman, dan aman bagi seluruh masyarakat. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru