Syukuran 17 Agustus di Sumenep Disorot: Panitia Dinilai Abai, Sejumlah Undangan Tak Kebagian Tumpeng

- Editorial Team

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com – Acara syukuran Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Sumenep menuai sorotan. Pasalnya, sejumlah tamu undangan , tidak kebagian nasi tumpeng yang menjadi simbol utama dalam rangkaian syukuran tersebut.

Kejadian itu menimbulkan kekecewaan di kalangan undangan. Beberapa tamu bahkan terdengar menggerutu, termasuk dari kalangan media. Mereka mempertanyakan apakah hal ini murni akibat kekurangan tumpeng atau justru bentuk pembiaran dari panitia.

“Aneh saja, masa acara resmi sebesar ini ada undangan yang tidak kebagian tumpeng. Bukannya soal makanannya, tapi kesiapannya yang tidak maksimal,” ujar salah satu undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nada kritik juga datang dari awak media yang hadir.

“Bukan karena soal tumpeng, akan tetapi kesiapan panitia yang amburadul,Bupati belum menyampaikan pidato saja ada sebagian tamu undangan yang menyantap hidangan, kami resmi diundang bupati. “ujar salah seorang jurnalis yang kecewa dengan jalannya acara.

Selain itu, pengaturan acara juga dinilai kurang profesional. Sejumlah pihak menilai, jika panitia lebih sigap, insiden serupa tidak akan terjadi dan seluruh undangan bisa mendapatkan pelayanan yang layak.

Baca Juga:  APRESIASI DUA TOKOH LINTAS SEKTOR ATAS INOVASI DAN PROGRAM SDN PANAONGAN III

Syukuran 17 Agustus di tingkat kabupaten seharusnya menjadi momentum kebersamaan untuk mempererat silaturahmi dan semangat kebangsaan. Namun, dengan adanya kelalaian kecil yang berdampak besar ini, publik berharap panitia dapat lebih memperhatikan aspek teknis dan kesiapan acara di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Pasang Harga Mati Keselamatan Pelayaran
Tak Sekadar Seremonial Harhubnas, KSOP Kalianget Tegaskan: Keselamatan Pelayaran Harga Mati
Terima Aksi GMS, Kepala Inspektorat Sumenep Tegaskan Setiap Aduan Wajib Jadi Prioritas
Mahasiswa Soroti Pengawasan Inspektorat Sumenep dan Penyertaan Modal BUMD
Sekda Sumenep Serukan ASN Bergerak, Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Sekda Sumenep Soroti Disiplin ASN: Jangan Hanya Rajin Absen, Kinerja Harus Maksimal
9 Bulan Menanti Honor, Bendahara Desa Pagerungan Besar Bungkam Saat Dikonfirmasi.
Wabup Sumenep Apresiasi Forsekdesi, Konsisten Santuni Anak Yatim
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:03 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Pasang Harga Mati Keselamatan Pelayaran

Jumat, 18 September 2026 - 08:57 WIB

Tak Sekadar Seremonial Harhubnas, KSOP Kalianget Tegaskan: Keselamatan Pelayaran Harga Mati

Rabu, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Mahasiswa Soroti Pengawasan Inspektorat Sumenep dan Penyertaan Modal BUMD

Senin, 14 September 2026 - 20:36 WIB

Sekda Sumenep Serukan ASN Bergerak, Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Senin, 14 September 2026 - 20:29 WIB

Sekda Sumenep Soroti Disiplin ASN: Jangan Hanya Rajin Absen, Kinerja Harus Maksimal

Berita Terbaru