Warga Dusun Langgar Tagih Janji Perbaikan Jalan, Ketua PWRI Jatim Soroti Pengelolaan Anggaran Desa

- Editorial Team

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP — Warga Dusun Langgar, Desa Karang Nangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, kembali menagih janji perbaikan jalan desa yang hingga kini belum juga terealisasi. Infrastruktur yang menjadi akses utama warga itu disebut tidak pernah masuk dalam agenda Musyawarah Desa (Musdes).

Sejumlah warga mengaku kecewa karena sejak Penjabat (Pj) Kepala Desa mulai menjabat, belum ada perubahan signifikan terhadap kondisi jalan di dusun mereka. Padahal, perbaikan akses tersebut dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan aktivitas pertanian, pendidikan, dan mobilitas harian masyarakat.

“Sejak Pj menjabat kami sangat berharap jalan ini diperbaiki. Tapi sampai sekarang tidak pernah masuk Musdes dan tidak ada perhatian. Anggaran desa itu sebenarnya ke mana?” ujar salah satu warga, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mempertanyakan keseriusan pemerintah desa dalam menyusun skala prioritas pembangunan. Mereka juga meminta kejelasan apakah perbaikan jalan benar-benar akan direalisasikan tahun ini.

Baca Juga:  Sumenep, Ujung Timur Madura: Surga Wisata yang Tersembunyi

Menanggapi hal tersebut, Pj Kepala Desa Karang Nangka menyatakan bahwa perbaikan jalan direncanakan pada tahun berjalan.

“Insyaallah tahun sekarang akan diperbaiki,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.

Namun jawaban tersebut belum sepenuhnya menjawab keresahan warga. Mereka meminta kepastian lebih konkret terkait waktu pelaksanaan serta transparansi penggunaan anggaran desa.

Baca Juga:  Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah

Sorotan juga datang dari Ketua PWRI Jawa Timur, Ridwan Sutarjo. Ia mempertanyakan pengelolaan anggaran desa sejak Pj Kepala Desa mulai menjabat.

“Sejak mulai menjabat, anggaran desa itu digunakan untuk apa saja? Apakah anggaran yang diterima cukup besar tapi tidak cukup untuk pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat?” tegas Ridwan.

Ia menilai, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal mutlak dalam tata kelola pemerintahan desa. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui rincian penggunaan anggaran padahal pada fakta intergritas telah tertuang kegiatan atau program dalam satu tahun terutama untuk program prioritas yang menyentuh kepentingan umum.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Matangkan Perencanaan Pembangunan Inklusif Melalui FGD IPP dan IPK di Kota Batu

Ridwan juga meminta Camat Rubaru dan Inspektorat Kabupaten Sumenep turun tangan melakukan audit secara terbuka.

“Camat dan Inspektorat sebenarnya ke mana? Kami berharap ada audit terbuka agar semuanya jelas dan tidak menimbulkan prasangka,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun Langgar masih menunggu kepastian realisasi perbaikan jalan yang telah lama mereka harapkan. Mereka berharap janji perbaikan tahun ini benar-benar diwujudkan, bukan sekadar wacana.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek
Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:49 WIB

Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Berita Terbaru