Bupati Sumenep Soroti Sinergi Lintas Pemerintah untuk Swasembada Garam Nasional

- Editorial Team

Rabu, 22 April 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP — Komitmen memperkuat sektor pergaraman nasional kembali ditegaskan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam forum dialog publik yang mengangkat isu strategis ketahanan pangan berbasis maritim.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia tampil sebagai narasumber dalam dialog khusus Maritim Fest yang disiarkan JTV pada Selasa (21/4/2026) malam, dengan tema “Jawa Timur Benteng Swasembada Garam Nasional” dan dipandu Karyn Sem.

Dalam forum itu, Bupati Fauzi menekankan bahwa pendampingan kepada petani garam tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten semata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendampingan kepada petani garam bukan hanya tanggung jawab pemerintah kabupaten. Harus ada keterlibatan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Ia mencontohkan keberhasilan Program Pugar yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas petani. Namun, menurutnya, program tersebut harus terus dilanjutkan dengan pendekatan berbasis kelompok tani atau koperasi agar bantuan lebih tepat sasaran.

“Program seperti Pugar sangat membantu, terutama dalam peningkatan kualitas produksi dari hulu, misalnya melalui bantuan geomembran. Namun bantuan itu sebaiknya diberikan kepada kelompok atau koperasi, bukan individu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fauzi menilai sektor garam memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kepentingan nasional. Oleh sebab itu, intervensi pemerintah, baik dalam bentuk teknologi maupun kebijakan harga, dinilai sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut.

Baca Juga:  Sumenep Meriahkan Hari Jadi ke-756 dengan Apel Kolosal Bernuansa Madura, Wabup: “Ini Momentum Refleksi dan Sinergi”

Ia juga menyoroti peran PT Garam yang diharapkan lebih aktif dalam pembinaan sumber daya manusia petani garam, khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Petani garam di Sumenep tidak bisa dilepaskan dari keberadaan PT Garam. Kami berharap perusahaan ini juga berkontribusi dalam peningkatan kapasitas SDM petani,” katanya.

Pemerintah daerah, lanjut Fauzi, akan terus mengawal kesejahteraan petani, termasuk menjaga stabilitas harga agar tetap menguntungkan. Ia menilai, kesejahteraan petani akan berdampak langsung pada keberlanjutan industri garam nasional.

“Jika harga garam baik dan petani sejahtera, maka keberadaan PT Garam juga akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Bupati Fauzi mengapresiasi inovasi pelaku usaha lokal yang mulai mengembangkan produk turunan garam, mulai dari garam konsumsi berkualitas hingga garam spa. Menurutnya, hal ini menunjukkan potensi besar komoditas garam untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.

“Garam tidak hanya untuk konsumsi pangan, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk bernilai tambah seperti garam spa. Ini peluang ekonomi yang harus terus didorong,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, katanya, berkomitmen mendukung program nasional di sektor ketahanan pangan, termasuk target swasembada garam. Dukungan itu diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan bantuan guna meningkatkan produksi.

Baca Juga:  Menkes Tinjau Imunisasi Massal Campak di Sumenep, Target 70 Ribu Anak Tercapai Dua Pekan

Selain itu, pemerintah daerah juga siap mengawal rencana pengembangan teknologi baru yang akan dilakukan PT Garam bekerja sama dengan pihak ketiga.

Menutup pernyataannya, Bupati Fauzi optimistis target swasembada garam nasional pada 2027 dapat tercapai sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada impor.

“Kami optimistis target swasembada garam 2027 bisa terwujud. Ini penting untuk kepentingan nasional agar kita tidak lagi bergantung pada impor garam,” pungkasnya.

(adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumenep Gelar Jalan Sehat, Perkuat Kekompakan dan Semangat Pelayanan
Festival Tani Ganding 2026 Dibuka, Wabup Dorong Anak Muda Bertani
Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Pasang Harga Mati Keselamatan Pelayaran
Tak Sekadar Seremonial Harhubnas, KSOP Kalianget Tegaskan: Keselamatan Pelayaran Harga Mati
Terima Aksi GMS, Kepala Inspektorat Sumenep Tegaskan Setiap Aduan Wajib Jadi Prioritas
Mahasiswa Soroti Pengawasan Inspektorat Sumenep dan Penyertaan Modal BUMD
Sekda Sumenep Serukan ASN Bergerak, Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Sekda Sumenep Soroti Disiplin ASN: Jangan Hanya Rajin Absen, Kinerja Harus Maksimal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Jalan Sehat, Perkuat Kekompakan dan Semangat Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 13:49 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Dibuka, Wabup Dorong Anak Muda Bertani

Jumat, 18 September 2026 - 10:03 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Pasang Harga Mati Keselamatan Pelayaran

Jumat, 18 September 2026 - 08:57 WIB

Tak Sekadar Seremonial Harhubnas, KSOP Kalianget Tegaskan: Keselamatan Pelayaran Harga Mati

Rabu, 16 September 2026 - 19:32 WIB

Terima Aksi GMS, Kepala Inspektorat Sumenep Tegaskan Setiap Aduan Wajib Jadi Prioritas

Berita Terbaru