Dinkes P2KB Sumenep Skrining Pegawai Kemenag, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

DAPURPOS.Com, SUMENEP – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui kegiatan sosialisasi dan skrining kesehatan bagi aparatur sipil negara. Kali ini, program tersebut menyasar pegawai Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (30/6/2026) di Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep itu diikuti sebanyak 32 pegawai. Selain mendapatkan edukasi mengenai PTM prioritas, para peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit kronis.

Baca Juga :  Antusias Warga Sapeken Menyambut Kedatangan CABUP FAHAM Dengan Teriakan Dua Periode

Dalam sosialisasi tersebut, tim Dinkes P2KB memberikan pemahaman mengenai bahaya penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, hingga penyakit kronis lainnya yang kini menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian di Indonesia. Peserta juga dibekali pengetahuan tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan.

Skrining kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kondisi kesehatan untuk mendeteksi lebih awal adanya faktor risiko PTM. Melalui deteksi dini, peserta yang terindikasi memiliki risiko dapat segera memperoleh penanganan dan tindak lanjut melalui fasilitas pelayanan kesehatan sehingga komplikasi penyakit dapat dicegah sejak awal.

Baca Juga :  Syukuran 17 Agustus di Sumenep Disorot: Panitia Dinilai Abai, Sejumlah Undangan Tak Kebagian Tumpeng

Selain itu, peserta juga diedukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan bergizi seimbang, meningkatkan aktivitas fisik, menghindari kebiasaan merokok, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep juga menyampaikan edukasi mengenai kesehatan jiwa (Keswa). Materi tersebut menekankan bahwa kesehatan mental memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas kerja, kualitas hidup, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardazah, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya promotif dan preventif guna menekan angka penyakit tidak menular di kalangan masyarakat usia produktif.

“Melalui sosialisasi dan skrining PTM prioritas ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para aparatur, agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat menjadi kunci untuk mencegah penyakit tidak menular serta menjaga produktivitas kerja,” ujar drg. Ellya Fardazah.

Ia berharap kolaborasi antara Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep dan Kementerian Agama dapat menjadi contoh penerapan budaya kerja sehat di lingkungan instansi pemerintah. Dengan aparatur yang sehat, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin optimal dan berkualitas. (adie/red)**

Baca Juga :  Sumenep Gaungkan Pendidikan Inklusif di Hardiknas 2026, Semua Pihak Diajak Bergerak

Tinggalkan Balasan