Dinkes P2KB Sumenep Perketat Pengawasan Pangan Selama Ramadan 1447 H

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Dalam rangka memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep (Dinkes P2KB) memperketat pengawasan terhadap peredaran pangan di sejumlah titik strategis.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari mitigasi kesehatan guna mencegah potensi gangguan kesehatan masyarakat selama bulan puasa.

“Selama Ramadan, kami secara konsisten melakukan pemantauan keamanan pangan, baik terhadap makanan yang diperjualbelikan oleh pedagang maupun yang dibagikan oleh komunitas kepada masyarakat,” ujarnya.Sabtu(21/2/26)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, peningkatan aktivitas penjualan takjil dan makanan berbuka puasa berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak disertai dengan standar higienitas dan keamanan pangan yang memadai. Oleh sebab itu, petugas kesehatan diterjunkan untuk melakukan inspeksi mendadak, pengambilan sampel, serta edukasi langsung kepada para pedagang.

Pengawasan difokuskan pada pasar tradisional, pusat jajanan takjil, serta lokasi pembagian makanan gratis yang biasanya ramai menjelang waktu berbuka. Pemeriksaan meliputi aspek kebersihan, penggunaan bahan tambahan pangan, masa kedaluwarsa, hingga cara penyimpanan makanan.

Selain pengawasan lapangan, Dinkes P2KB juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan berbuka. Warga diimbau memastikan makanan yang dibeli dalam kondisi baik, tidak berbau menyengat, tidak berubah warna, serta disajikan secara higienis.

drg. Ellya menambahkan, langkah preventif ini diharapkan mampu menekan potensi kasus keracunan makanan maupun gangguan pencernaan yang kerap meningkat saat Ramadan.

“Ramadan adalah momentum ibadah. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan puasa dengan aman, sehat, dan nyaman,” tegasnya.

Dinkes P2KB juga membuka saluran pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan makanan tidak layak konsumsi agar dapat segera ditindaklanjuti. Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah daerah berharap stabilitas kesehatan publik selama Ramadan 1447 H tetap terjaga.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tasyakuran dan Maulid Nabi Jadi Puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangselok
Haflatul Imtihan ke-61 Jadi Ajang Pengabdian, Yayasan Ar-Rahman Layani 100 Warga Lewat Pemeriksaan Mata Gratis
Bappeda Sumenep Sambut Jema’ah Haji Dan Do’akan Menjadi Haji Mabrur Serta Membawa Keberkahan Bagi Daerah
Fakta Terungkap! PPIH Pastikan Tiga Jemaah Haji Sumenep Tidak Ditelantarkan di Madinah
Tiga Jemaah Haji Asal Sumenep Sempat Alami Kendala Akomodasi di Madinah, Ketua Rombongan Tegaskan Tidak Terlantar
Amanah MH Said Abdullah, PAC PDIP Kota Sumenep Gelar Berbagi Daging Qurban
Jamaah Haji Sumenep Bergerak ke Armuzna, Slayer BPRS Bhakti Sumekar Permudah Kenali Sesama Jamaah di Tengah Lautan Umat
FIF GROUP Peduli Salurkan Bantuan Hewan Qurban untuk Mushollah Az Zahroh Bangselok

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Tasyakuran dan Maulid Nabi Jadi Puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangselok

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Haflatul Imtihan ke-61 Jadi Ajang Pengabdian, Yayasan Ar-Rahman Layani 100 Warga Lewat Pemeriksaan Mata Gratis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bappeda Sumenep Sambut Jema’ah Haji Dan Do’akan Menjadi Haji Mabrur Serta Membawa Keberkahan Bagi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:14 WIB

Fakta Terungkap! PPIH Pastikan Tiga Jemaah Haji Sumenep Tidak Ditelantarkan di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:09 WIB

Tiga Jemaah Haji Asal Sumenep Sempat Alami Kendala Akomodasi di Madinah, Ketua Rombongan Tegaskan Tidak Terlantar

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB