Gubernur Aceh Desak Klarifikasi Dugaan Hilangnya Bantuan Besar-Besaran di Bener Meriah

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Nangroh Aceh Darussalam Muzakir Manaf

Foto : Gubernur Nangroh Aceh Darussalam Muzakir Manaf

DAPURPOS.COM, ACEH — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menyampaikan kekecewaannya setelah menerima kabar adanya dugaan hilangnya 80 ton bantuan logistik di Kabupaten Bener Meriah. Informasi itu ia terima sebagai “berita burung”, namun cukup membuatnya geram karena bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat terdampak bencana.

Dalam keterangan persnya, Mualem menegaskan bahwa proses penyaluran bantuan dari Pemerintah Aceh dan para donatur ke wilayah Bener Meriah–Aceh Tengah sebenarnya sudah dilakukan secara maksimal. Namun, ia mengakui bahwa efektivitasnya tetap sangat bergantung pada mekanisme distribusi di tingkat daerah.

“Saya dengar berita, berita burung, ada 80 ton (bantuan) hilang entah ke mana. Kita turunkan semua di Bener Meriah, banyak donatur-donatur yang menyumbangkan, tetapi ya seperti itu, tidak tepat kepada sasaran,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Aceh itu meminta pihak terkait di Bener Meriah, termasuk relawan, agar memastikan distribusi bantuan dilakukan tepat sasaran tanpa ada penyelewengan. Ia secara khusus mengimbau Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, untuk bersikap adil dan transparan dalam membagikan bantuan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kita juga mohon kepada Bapak Tagore, Bupati Bener Meriah, supaya dengan seadil-adilnya membagi sembako,” tegasnya.

Meski menyayangkan kabar tersebut, Mualem mengaku tidak ingin langsung mempercayai isu kehilangan bantuan sebelum dilakukan pengecekan di lapangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menelusuri kebenaran dugaan tersebut secara bersama-sama.

“Saya tidak tahu, kita cek dulu apa betul atau tidak. Yang baru dengar berita burung, tidak kita percaya kan. Nanti bersama-sama ini ada Pak Pangdam, ada Pak Polisi apakah betul atau tidak,” pungkasnya.

Kabar dugaan hilangnya puluhan ton logistik ini kini menjadi perhatian publik Aceh. Pemerintah Aceh berencana melakukan investigasi untuk memastikan apakah benar terjadi penyelewengan atau hanya miskomunikasi dalam pendataan distribusi bantuan. (Adi/Herman)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB